Demo Kantor Gubernur Bengkulu

Dua Hari Demo di Kantor Gubernur Bengkulu Tolak Tambang Pasir Besi, Ibu-ibu Menangis hingga Pingsan

Demo di Kantor Gubernur Bengkulu tolak tambang pasir besi di Seluma berlanjut hari kedua, Selasa (5/7/2022) 

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Ibu-ibu yang menangis histeris hingga pingsan saat demo di kantor Gubernur Bengkulu, hari kedua tolak tambang pasir besi di Seluma, Selasa (5/7/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Demo di Kantor Gubernur Bengkulu tolak tambang pasir besi di Seluma berlanjut hari kedua, Selasa (5/7/2022).

Selama 2 hari berturut-turut, sejak Senin (4/7/2022) ratusan massa dari 6 Desa di Kabupaten Seluma mengelar demo di kantor Gubernur Bengkulu.

Massa demo di kantor Gubernur Bengkulu ini menuntut agar Gubenur Bengkulu mencabut izin dan membubarkan aktivitas tambang pasir besi yang ada di Desa Pasar Seluma Kabupaten Seluma.

Pantauan TribunBengkulu.com, akibat kelelahan tidak kunjung mendapat jawaban kepastian atas tuntutan massa demo tolak tambang pasir besi di Seluma, beberapa orang ibu-ibu yang ikut aksi sempat menangis histeris.

Bahkan 2 orang pingsan akibat sudah lemas dan akhirnya digotong keluar dari kerumunan massa.

"Kami capek pak, dari kemarin kami di sini tapi bapak tidak juga mau menemui kami rakyat kecil, kami minta tolong pak, tolong kami pak," ungkap salah satu warga Desa Pasar Seluma yang menangis histeris.

Dari pantauan TribunBengkulu.com bahkan dari beberapa ibu-ibu yang menangis histeris, ada salah satu ibu-ibu yang sampai jatuh pingsan.

Sebelum jatuh pingsan ibu tersebut juga  sempat berteriak meluapkan kekecewaannya karena tidak kunjung mendapat jawaban.

Terlihat beberapa orang yang menggotong ibu-ibu yang pingsan itu juga ikut menangis tidak sanggup menahan rasa sedihnya.

"Jangan nangis buk, kita sedang sama-sama berjuang," kata salah satu massa mencoba menenangkan massa uang sedang menangis histeris.

Aksi demo sendiri berakhir sekitar pukul 15.00 WIB setalah massa mendapatkan rekeman audio dari Gubernur Bengkulu yang berjanji akan menyelesaikan tuntutan yang disampaikan massa.

Dalam audio tersebut Gubernur menyatakan akan menunggu pengumpulan bukti-bukti dari para warga yang demo, sebagai bahan pertimbangan menghentikan aktivitas tambang pasir besi yang ada di Desa Pasar Seluma Kabupaten Seluma. 

Baca juga: Sinergitas Antar Pemerintah Harus Dilakukan untuk Mengatasi Banjir di Bengkulu

Baca juga: Harga Sayuran dan Cabai Meroket Naik, Pedagang Malah Keluhkan Keuntungan Sedikit Karena Sepi Pembeli

Baca juga: BStation MOD APK Tonton Film Anime Gratis Dengan Fitur Full HD Hingga Fitur Terbaru Unlocked VIP

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved