Kontroversi Aliran Dana ACT

Densus 88 Dalami Temuan PPATK soal Dana ACT Mengalir ke Kelompok Al-Qaeda, 60 Rekening ACT Diblokir

Densus 88 Antiteror berupaya mendalami terkait adanya temuan dugaan aliran dana dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok Al-Qaeda.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Densus 88 Antiteror berupaya mendalami terkait adanya temuan dugaan aliran dana dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok Al-Qaeda. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mendalami temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atas dugaan aliran dana dari lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok Al-Qaeda.

Densus 88 Antiteror berupaya mendalami terkait adanya temuan dugaan aliran dana dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok Al-Qaeda.

"Densus 88 secara intensif sedang bekerja mendalami transaksi-transaksi tersebut," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar, Kamis (7/7/2022).

Temuan PPATK soal transaksi atau aliran dana ke sejumlah negara beresiko tinggi yang merupakan tempat aktivitas terorisme sudah diserahkan kepada pihak Densus 88.

Data yang dikirim oleh PPATK bersifat penyampaian informasi kepada stakeholder terkait untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut

Temuan Aliran Dana ACT ke Kelompok Al-Qaeda

Sebelumnya, PPATK menyebut adanya dugaan aliran dana dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok Al-Qaeda.

Kepala PPATK Ivan Yustiavanda menjelaskan, pihaknya terus mendalami terkait dugaan aliran dana tersebut.

Dari penyelidikan ada transaksi yang diduga mengalir ke salah satu anggota Al-Qaeda yang pernah ditangkap pihak kepolisian di Turki.

Baca juga: Izin Pengumpulan Donasi ACT Dicabut Kemensos RI, Pihak ACT Klaim Tetap Salurkan Donasi

Hal itu disampaikan Ivan saat konferensi pers di Gedung PPATK, Jakarta, Rabu (6/7).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved