Lapas Curup Kembali Buka Layanan Kunjungan Tatap Muka, Dulu Keluarga WBP Hanya Titip Makanan Saja

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 tentang penyesuaian mekanisme terhadap layanan kunjungan

Panji/Tribunbengkulu.com
Keluarga pengunjung bertemu WBP secara tatap muka di ruang kunjungan Lapas Kelas II A Curup, pada Kamis (7/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 tentang penyesuaian mekanisme terhadap layanan kunjungan secara tatap muka dan pembinaan yang melibatkan pihak luar. 


Seluruh rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kembali membuka layanan tatap muka secara langsung. 

Seperti halnya dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Curup, layanan kunjungan secara tatap muka dan pembinaan yang melibatkan pihak luar. Warga binaan pemasyarakatan (WBP) bisa kembali bertatap muka dengan keluarga.

Baca juga: Gerakan Peduli Yatim Jadi Program Fenomenal Walikota Bengkulu Helmi Hasan Tanpa Disokong APBD


"Senang kak saya bertemu dengan adik saya di lapas, karena sudah 8 bulan tidak bertemu. Saat di tahan di polres waktu itu tidak bisa bertemu hanya bisa titip makanan saja," kata salah seorang pengunjung WBP di Lapas Kelas II A Curup, Peny (24) warga Dwi Tunggal, Rejang Lebong, pada Kamis (7/7/2022) 


Ia yang merupakan anak ke 2 ini bertemu adiknya yang merupakan anak nomor 3 di Lapas, keduanya berbagi macam cerita. 

Baca juga: Sekda Bengkulu Tengah Tersangka Kasus Korupsi RDTR Rp 311 Juta Terancam 20 Tahun Penjara


Hari ini memang dirinya bersama anaknya yang masih balita membesuk adiknya, untuk ayahnya belum vaksin ke 3, kalau Ibunya sudah meninggal dunia. 


"Meski adik saya memang berbuat kejahatan, bagaimanapun juga dia tetap adik saja, tetap keluarga saya dia pak," ujarnya. 


Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas II A Curup, Hadi Wijaya mengatakan, kemarin secara serentak dilakukan pelayanan tatap muka secara serentak. 


"Ada beberapa syarat yang harus di jalani keluarga atau pengunjung untuk bertemu Warga Binaan Masyarakat," ucapnya. 


Pengunjung merupakan keluarga inti WBP, harus sudah Vaksin 1, 2 dan 3 dibuktikan dengan peduli lindungi. 


Jika belum melakukan vaksinasi, harus membawa surat rapid/ swab dengan hasil negatif atau menunjukkan surat keterangan tidak bisa menerima vaksin dikarenakan alasan kesehatan dari dokter instansi pemerintah. 


Pengunjung juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat saat berkunjung. Pengunjung hanya bisa bertemu dengan WBP selama 10-20 menit. 


"Dalam seminggu pihak keluarga hanya bisa mengunjungi WBP sekali, pelayanan dibuka dari pukul 09.00-12.00 WIB," tutupnya. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved