Paman Aniaya Ponakan

Kronologi Pria di Palembang Tega Aniaya Keponakan Usia 6 Tahun Gegara Masalah Sepele

Seorang pria Berinisial E (40) tega menganiaya keponakannya sendiri hanya karena masalah sepele.

Editor: Hendrik Budiman
Dokumentasi Polisi
Tersangka ED (40) paman yang menganiaya keponakan berusia 6 tahun diamankan di Polretabes Palembang. 

TRIBUNBENGKULU.OM - Seorang pria Berinisial E (40) tega menganiaya keponakannya sendiri hanya karena masalah sepele.

Tersangka E (40) warga Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, tanpa perlawanan langsung digiring ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ia diamankan Tim Opsnal unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang karena melakukan penganiayaan anak dibawah umur inisial ED (6), keponakannya sendiri.

Baca juga: Remaja Ini Diserahkan Orangtuanya ke Polisi Gegara Curi Motor di Lubuklinggau,Takut Anaknya Ditembak

Baca juga: Kapal Tenggelam di Perairan Timika, 11 Orang Penumpang KM Usaha Baru Belum Ditemukan

Dalam laporan polisi yang dibuat oleh ibu korban LD (37) warga Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang

Kejadian menimpa anaknya terjadi pada Kamis (7/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB di tempat kejadian perkara (TKP) Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang.

Berawal dirinya mendapat pesan video dari anaknya QU (10) bahwa ED menjadi korban penganiayaan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Diduga Mabuk, Anak di Bengkulu Selatan Tega Aniaya Ibu dan Bapak Kandung

Baca juga: 2 Bocah di Kota Bengkulu Terindikasi Stunting, Pemkot Turunkan Tim Kesehatan

Dalam video terlapor beberapa kali melakukan penamparan terhadap korban.

Tidak terima akhirnya pelapor mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit PPA, Ipda Cici Maretri Sianipar membenarkan Unit Ranmor sudah mengamankan tersangka dalam perkara penganiayaan terhadap anak.

Kronologi kejadiannya bermula ketika keduanya sedang bercanda, lalu tersangka hendak mengambil handphone kepada korban.

Baca juga: Wabah PMK Jelang Idul Adha Bikin Peternak Kelimpungan, Susah Dapat Vaksin dan Surat Sehat

Baca juga: Fakta Baru Kasus Karaoke Ayu Ting Ting: Pengunjung dan Pemandu Lagu Berkaraoke Selama 12 Jam

Tetapi korban marah dengan mukul dan mengeluarkan kata kotor, hal ini lah membuat tersangka merasa tersinggung.

"Hubungan tersangka dengan korban adalah paman dan keponakan. Jadi kejadiannya itu awalnya mereka bergurau antara paman dan keponakan, namun di tengah bercanda itu tersangka mendapat kata-kata kasar dari keponakannya, " kata Tri.

Karena emosi dengan perkataan korban, tersangka pun tega menganiaya dan memukuli keponakannya sendiri hingga korban mengalami luka lebam.

Baca juga: Breaking News: Artis Ayu Ting Ting Dilaporkan ke Polda Bengkulu, Buntut Tewasnya Pemandu Lagu

Baca juga: Polda Bengkulu Dalami Pelanggaran Administratif yang Dilakukan Diskotik Cassablanca

"Pelaku merasa tersinggung sehingga menampar korban berkali - kali, kejadian ini di rekam menggunakan handphone oleh anak korban lainnya. Dan mengirimkan ke orang tuanya, yang selanjutnya membuat laporan ke Polrestabes Palembang," jelasnya

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (1) UU No 35 Tahun 2014, Tentang Perlindungan anak.

"Apapun alasannya, perbuatan itu tidak dibenarkan. Tersangka terancam pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (1) UU No 35 Tahun 2014, Tentang Perlindungan anak, saat ini tersangka sedang di proses dan telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Palembang," tegasnya.

Masih katanya, sesuai laporan korban inilah anggota langsung melakukan tindak lanjut dengan memeriksa keterangan saksi pelapor dan korban serta saksi lainnya, lalu mengamankan tersangka dan mengintrogasi tersangka.

"Barang bukti diamankan pakaian korban saat kejadian, pakaian tersangka saat kejadian," tutupnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved