Sengketa Lahan Sawit di Mukomuko, Kuasa Hukum Petani Somasi PT DDP

Sengketa lahan perkebunan sawit antara masyarakat Desa Malin Deman Kabupaten Mukomuko dan PT DDP hingga saat ini masih berlanjut.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Papan plan yang difasilitasi advokat Saman dan rekan yang diduga dirusak oleh PT DDP di Desa Malin Deman Kabupaten Mukomuko. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sengketa lahan perkebunan sawit antara masyarakat Desa Malin Deman Kabupaten Mukomuko dan PT DDP hingga saat ini masih berlanjut.

PTT DDP diduga melakukan tindak pidana pengerusakan terhadap papan plan atau spanduk informasi yang difasilitasi kuasa hukum petani Malin Deman Mukomuko, Saman Lating dan rekan.

Saman menilai perbuatan pengerusakan papan informasi yang diduga dilakukan oleh pihak PT DDP Mukomuko tersebut adalah tindakan yang melawan hukum.

"Sehingga pihak lain dan bahkan penegak hukum tidak bisa bertindak sewenang-wenang terhadap hal tersebut," ungkap Saman saat menggelar konferensi pers di Kantor Kanopi Hijau Indonesia Bengkulu, Jumat (8/7/2022).

Karena seluruh tindakan advokat dalam rangka melakukan pembantuan dan pembelaan terhadap kliennya dilindungi oleh undang-undang.

Yaitu pasal 18 ayat (2) undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Advokat yang didalamnya menyebutkan, tindakan seorang advokat tidak bisa dinilai sama dengan klien oleh yang berwenang ataupun masyarakat.

"Kita analogikan saja orang punya rumah di atas lahan kita, rumahnya tidak bisa kita tindak. Jika kita rusak maka akan masuk tindak pidana. Jadi harus ada upaya hukum yang dilakukan untuk melakukan pengerusakan terhadap bangunan tersebut," kata Saman.

Baca juga: Bupati Mukomuko Sapuan Belajar Soal Industri Kreatif ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Baca juga: Hasil Pertandingan Popda Bengkulu 2022, Tim Voli Mukomuko dan Bengkulu Selatan Menang 2 Kategori

Begitupun dengan tanah garapan yang diklaim oleh PT DDP, harusnya juga melakukan upaya hukum untuk bisa melakukan pengerusakan terhadap papan plan tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved