Penipuan Hewan Kurban

Penipuan Hewan Kurban di Bengkulu Selatan, Sore Ini Pelaku Janji Serahkan Hewan Kurban Jemaah

Keluarga Sa (43), pelaku penipuan hewan kurban di Bengkulu Selatan, yakni 35 jemaah Masjid An-Nur dikabarkan akan menyerahkan hewan kurban kepada

Editor: M Arif Hidayat
Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Masjid An-Nur Kecamatan Kota Manna, Bengkulu Selatan. Keluarga Sa pelaku penipuan hewan kurban berjanji akan menyerahkan 4 ekor dari 5 ekor sapi yang telah dipesan jemaah 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Keluarga Sa (43), pelaku penipuan hewan kurban di Bengkulu Selatan, yakni 35 jemaah Masjid An-Nur dikabarkan akan menyerahkan hewan kurban kepada jemaah sore nanti.

Katanya, dari sebanyak 4 ekor sapi dari 5 ekor sapi yang dipesan jemaah melalui Bendahara Masjid An-Nur Bengkulu Selatan, H. Mursito, akan diserahkan Sa, pelaku penipuan hewan kurban.

Berita tersebut dibenarkan Bendahara Masjid An-Nur Bengkulu Selatan, H. Mursito. 

Baca juga: Penipuan Hewan Kurban di Bengkulu Selatan, Cerita Bendahara Masjid Gelisah 2 Hari Tak Bisa Makan

"Tadi istrinya (Sa) datang menyampaikan akan menyerahkan sapi ke panitia. Dari 5 ekor sapi yang dipesan oleh kami kemarin, sementara 4 ekor sapi dulu yang dibawa ke sini. Mungkin setelah ada laporan polisi dan pemberitaan media, pihak keluarganya berembuk atau bagaimana kami kurang tahu, terpenting niatnya tadi seperti itu," kata H. Mursito kepada Tribunbengkulu.com.

Pihak pengurus dan panitia pemotongan hewan kurban Masjid An-Nur Bengkulu Selatan akan terus mendesak agar hewan kurban maupun uang yang telah dipesan 35 jemaah bisa dikembalikan. 

Apabila nanti, pihak keluarga Sa pelaku penipuan hewan kurban jemaah Masjid An-Nur benar-benar menyerahkan 4 ekor sapi hewan kurban tersebut.

Baca juga: Penipuan Hewan Kurban di Bengkulu Selatan, Bendahara Masjid Rela Ganti 1 Sapi Kurban

Pihaknya tidak akan langsung mencabut laporan terhadap Sa atas dugaan penipuan hewan kurban itu ke Polres Bengkulu Selatan. 

Sebelum semua sapi yang mereka pesan diserahkan semua, senilai dengan uang yang telah diserahkan kepada Sa, terlapor penipuan hewan kurban.

"Kami siap menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, tetapi laporan ke polisi belum akan kami cabut sebeluma semua sapi yang kami pesan diserahkan, sesuai nominal uang yang kami berikan," tegas H. Mursito.

Dikatakan Mursito, dirinya masih tidak menyangka menjadi korban penipuan hewan kurban. Bahkan akibat insiden itu, dirinya mengaku gelisah, tidak bisa hidur bahkan dua hari tidak bisa makan memikirkan persoalan itu.

Hewan kurban jenis sapi milik 35 jemaah Masjid An-Nur yang dititipkan kepada dirinya, urung dipotong di momen hari raya Idul Adha akibat musibah penipuan hewan kurban tersebut.

Apalagi pelaku penipuan hewan kurban itu adalah orang yang telah diberinya kepercayaan sebagai tempat dirinya dan jemaah membeli hewan kurban.

"Gelisah, dua hari pakde (H. Mursito) tidak bisa makan mas, istri pakde sempat khawatir melihat kondisi saya, takut kenapa-kenapa, agak lega setelah lapor polisi kemarin mas," cerita H. Mursito.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved