Pembunuhan di Rejang Lebong

Pembunuhan di Rejang Lebong, Sebelum Ditikam Korban Sempat Teriaki Pelaku Maling

Insiden pembunuhan di Rejang Lebong, dengan korban Habiburrahman (52), warga Kelurahan Air Putih Lama, Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong akhirny

Panji/Tribunbengkulu.com
Tersangka Pembunuhan di Rejang Lebong, RP (19) warga Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Curup Timur ditangkap. Kepada awak media tersangka menceritakan kronologis dirinya menusuk korban hingga tewas. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Insiden pembunuhan di Rejang Lebong, dengan korban Habiburrahman (52), warga Kelurahan Air Putih Lama, Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong akhirnya terungkap. Korban dibunuh dengan cara ditikam oleh pelaku RP (19), yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tubuh korban ditemukan dengan kondisi bersimbah darah di depan Coffee Shop depan Gedung Olahraga atau GOR Curup, Sabtu (9/7/2022). Insiden ini menambah jumlah kasus pembunuhan di Rejang Lebong tahun ini.

Baca juga: Perkara Ikan, Keponakan di Bengkulu Selatan Tusuk Paman, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Kepada penyidik, tersangka yang merupakan pemuda warga Karang Anyar Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong mengaku, peristiwa tersebut bermula saat tersangka mabuk bersama teman-temannya dari lapangan setia negara, berjalan menuju jalan Merdeka Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Curup. 


Saat tersangka tiba di sekitar lesehan pecel lele, tersangka diteriaki maling oleh korban. Tersangka yang dipengaruhi minuman keras pun berhenti. Korban dan tersangka sempat saling bertatap mata.

Namun versi tersangka. Saat itu korban masih meneriaki dirinya maling. Hal tersebut memicu tersangka yang sudah emosi ditambah dipengaruhi minuman keras langsung mengejar korban dan menusuknya. 

Baca juga: Antrean Truk Sawit Sepi, Pabrik di Bengkulu Selatan dan Kaur Naikan Sedikit Harga TBS Sawit

Baca juga: Meski Dilarang Gunakan Solar Subsidi, Sopir Truk di Bengkulu Selatan Kekeh Antre di SPBU


"Saat korban saya tusuk dengan pisau, korban masih meneriaki saya maling lalu saya tusuk kembali, korban lalu mengatakan kepada saya kita ini teman," ujar RP saat diwawancarai awak media, pada Selasa (12/7/2022). 


Korban yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan itu, kembali meneriaki tersangka maling-maling tersangka dan langsung melarikan diri sekitar 5 meter. Korban kemudian mengejar tersangka sembari membawa balok kayu, tersangka pun berbalik dan menikam korban kembali hingga terjatuh. 


Korban yang terjatuh kemudian ditinggal begitu saja oleh tersangka. Tersangka pulang ke rumahnya, pada Minggu 10 Juli 2022, tersangka pergi ke rumah ibunya di Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selatan. 


Gerak cepat anggota Polres Rejang Lebong melacak tersangka, kemudian berhasil menangkapnya di kediaman ibunya di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.

"Pada Senin 11 Juli 2022 tersangka kami amankan dan kami bawa ke Polres Rejang Lebong, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diduga tersangka di bawah pengaruh minuman keras," ujar Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Sampson Sosa Hutapea. 


Polisi menyangkakan Pasal 338 KUHPidana Subsidair Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup terhadap tersangka. 


Selain mengamankan tersangka polisi juga mengamankan beberapa alat bukti, 1 Bilah Senjata tajam jenis pisau bermata satu berujung runcing terbuat dari besi dengan panjang sekitar 20,5 CM besarung kulit berwarna coklat yang terdapat bercak darah.  
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved