SPBU di Bengkulu Stop Jual Solar Subsidi ke Truk Pengangkut TBS Sawit, Batu Bara, CPO, dan Galian C

SPBU yang ada di Kota Bengkulu mulai berhenti menjual solar subsidi atau biosolar ke truk-truk pengangkut TBS sawit, truk pengangkut batu bara, CPO, d

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
SPBU di Kota Bengkulu mulai berhenti menjual solar subsidi atau biosolar ke truk-truk pengangkut TBS sawit, truk pengangkut batu bara, CPO, dan galian C. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - SPBU yang ada di Kota Bengkulu mulai berhenti menjual solar subsidi atau biosolar ke truk-truk pengangkut TBS sawit, truk pengangkut batu bara, CPO, dan galian C.


Setidaknya, ada 8 kategori truk yang tidak akan dilayani lagi, namun truk-truk di atas yang banyak beredar di jalanan Bengkulu.


Manajer SPBU Betungan Kota Bengkulu, Budi Irawan mengatakan pihaknya sudah 3 hari ini tak lagi menjual biosolar ke truk-truk tersebut.


"Kami, SPBU ini, menjalankan kebijakan ini berdasarkan surat edaran dari Menteri ESDM dan juga Pertamina. Dimana, sejak 11 Mei 2022 lalu, kami sudah menerima surat edaran, untuk tidak lagi menjual solar subsidi ke truk-truk tersebut," kata Budi kepada TribunBengkulu.com, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Ali Imron, Kurir Sabu Seberat 3 Kilogram di Bengkulu Divonis 16 Tahun Penjara

Baca juga: Pabrik Minyak Goreng Bakal Dibangun Presiden Jokowi di Bengkulu, Luhut: Juga Pabrik dan Tangki CPO

Baca juga: KPU Kaur Digeledah, Kejari Kaur Sita 51 Bundel Dokumen Dana Hibah Pilkada Kaur Tahun 2020


Budi juga menegaskan jika kebijakan ini bukanlah kebijakan SPBU, melainkan kebijakan pemerintah, yakni Kementerian ESDM dan Pertamina.


Karena itu, pihak SPBU hanya menjalankan kebijakan tersebut.


"Karena ada surat edaran itu, ya seluruh SPBU tak melayani lagi," ujar dia.


Budi juga mengharapkan pihak terkait, seperti Pemprov Bengkulu dan pihak terkait lainnya juga ikut serta dalam mensosialisasikan kebijakan tersebut.


Jika sosialiasi kebijakan ini hanya dilakukan pihak SPBU, dia mengatakan SDM terbatas, dan ditakutkan tak dapat diterima dengan baik oleh semua pihak, seperti para sopir truk yang dilarang.

Baca juga: Terungkap! Alasan Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Berawal Sepulang Liburan dari Singapura


Pengamatan TribunBengkulu.com di lapangan, memang tak terlihat lagi antrian truk untuk mengisi biosolar, seperti di SPBU Betungan dan SPBU Pagar Dewa.


Biasanya, antrian truk-truk batu bara dan TBS sawit akan mudah terlihat di SPBU-SPBU tersebut.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved