Densus 88 Pastikan Proses Hukum Tiga Tersangka Teroris Jemaah Islamiyah (JI) Bengkulu Tetap Lanjut

Tiga orang tersangka teroris di Bengkulu, CA, M, dan RH jaringan Jemaah Islamiyah (JI) Bengkulu melakukan pelepasan baiat dan ikrar setia NKRI, Kamis

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Kasatgaswil Bengkulu Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Imam Subandi mengatakan, jika Densus 88 memastikan proses hukum tiga tersangka teroris jaringan Jemaah Islamiyah (JI) Bengkulu terus berlanjut 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tiga orang tersangka teroris di Bengkulu, CA, M, dan RH jaringan Jemaah Islamiyah (JI) Bengkulu melakukan pelepasan baiat dan ikrar setia NKRI, Kamis (14/7/2022).

Bersama 10 orang pengikut organisasi Jemaah Islamiyah yang terafiliasi aksi terorisme di aula Kanwil Kemenag Bengkulu, Kamis (14/7/2022).

Prosesi pelepasan baiat ini dilakukan dengan membacakan Pancasila. Kemudian, mengucapkan ikrar setia NKRI.


Meski ada pelepasan baiat dan ikrar setia NKRI, namun Densus 88 memastikan proses hukum terhadap tiga tersangka tetap berlanjut.


"Jadi, pelepasan baiat bukan berarti mereka akan dibebaskan, tidak," kata Kasatgaswil Bengkulu Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Imam Subandi kepada TribunBengkulu.com.


Pelepasan baiat ini, kata Imam, adalah bentuk penyesalan 3 orang tersangka terduga teroris ini.


Untuk sidang tiga tersangka ini, sejauh ini tetap direncanakan di Jakarta. "Sampai ada ketentuan lain yang mengaturnya," ujar Imam.


Sementara, pihak Kejaksaan Agung sendiri sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk 3 tersangka terduga teroris ini.


Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Rabu (1/6/2022).


"Kita sudah menerima pemberitahuan bahwa SPDP ketiga terduga teroris atas inisial CA, M, dan R sudah diterima di Kejaksaan Agung," kata Ristianti.


Sebelumnya, Densus 88 telah menangkap terduga teroris CA, M, dan RH pada Selasa (9/2/2022) lalu.


Ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda. M ditangkap di Bengkulu Tengah, sementara RH ditangkap di Kota Bengkulu.


Tiga terduga teroris ini disebutkan Ristianti merupakan jaringan Jemaah Islamiyah yang aktif sejak tahun 1999.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved