Menteri Malaysia ke Bengkulu

BREAKING NEWS : Menteri Malaysia Bahas Kerjasama Sawit, Karet dan Kayu Dengan Pemprov Bengkulu

Pertemuan ini untuk membahas kerjasama investasi antara Pemerintah Negara Malaysia dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Pertemuan antara Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Hajjah Zuraida Kamaruddin dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Hajjah Zuraida Kamaruddin siang ini sedang melakukan pertemuan dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Pertemuan ini untuk membahas kerjasama investasi antara Pemerintah Negara Malaysia dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Menteri Perladangan dan Komuditi Malaysia Lirik Potensi Sawit dan Karet Bengkulu

Salah satunya adalah terkait dengan komoditi Kelapa Sawit dan juga Karet yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Provinsi Bengkulu.

"Kami menyadari ade keperluan daripade negara kami Malaysie khususnye untuk sawit, getah dan kayu-kayuan," kata Zuraida dalam sambutannya, Sabtu (16/7/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Tiba di Bengkulu

Kementerian Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia menganggap Bengkulu merupakan tempat yang memiliki potensi besar atas komoditi seperti sawit, karet dan kayu.

Apalagi Bengkulu sendiri masih belum banyak menggelar kerjasama investasi dengan negara luar.

Baca juga: Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Dijadwalkan Isi Kuliah Umum di Kampus IV UMB

"Kami berharap kedatangan kami ini akan dapat menghasilkan daripade kerjesame. Kami mendapati keperluan kami dan Bengkulu juga mendapati keperluan Bengkulu," kata Zuraida

Sementara itu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyatakan Bengkulu sebenarnya sangat berpotensi dan memiliki beberapa unggulan terkait dengan investasi.

Baik dari potensi pertanian seperti kelapa sawit dan karet, termasuk juga di bidang lain seperti kelautan dan perikanan.

"Selamat datang pelaku ekonomi Malaysia. Tidak ada alasan untuk tidak saling bersinergi," ungkap Rohidin

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved