Menteri Malaysia ke Bengkulu

Pemprov Buka Peluang Malaysia Kelola Sawit di Bengkulu saat Kunjungan Menteri Malaysia

Pemerintah Provinsi Bengkulu membuka peluang bagi Negara Malaysia untuk mengelola komoditi sawit di Provinsi Bengkulu.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Penyerahan cindera mata usai pertemuan antara Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Hajjah Zuraida Kamaruddin dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Balai Raya Semarak Sabtu (17/7/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKUKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu membuka peluang bagi Negara Malaysia untuk mengelola komoditi sawit di Provinsi Bengkulu.

Peluang ini terbuka setelah adanya pertemuan antara Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Zuraida Kamaruddin dengan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hari ini, Sabtu (16/7/2022).

Baca juga: Harga Sawit di Malaysia Stabil, Ini Tips Menteri Malaysia Stabilkan Harga Sawit Saat ke Bengkulu

Pertemuan tersebut merupakan jalan pembuka kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Malaysia terkait pengelolaan kelapa sawit.

Untuk menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, akan ada pembahasan lanjutan yang akan membahas kerjasama antara Badan Usaha Malaysia dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi Bengkulu.

Baca juga: BREAKING NEWS : Menteri Malaysia Bahas Kerjasama Sawit, Karet dan Kayu Dengan Pemprov Bengkulu

"Nanti mereka mendirikan industri bersama, kira-kira seperti itu. Mungkin seperti mendirikan usaha pengelolaan sawit, pohon karet. Seperti itu yang akan dibangun di Provinsi Bengkulu," kata Rohidin.

Tidak menutup kemungkinan juga akan ada usaha lain yang merupakan turunan dari Kelapa Sawit.

Namun, pengelolaannya tetap akan dilaksanakan di dalam Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Menteri Perladangan dan Komuditi Malaysia Lirik Potensi Sawit dan Karet Bengkulu

"Nanti bahan bakunya diolah disini, tidak kemana-mana," kata Rohidin.

Sementara itu, Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Zuraida Kamaruddin menilai potensi sawit di Provinsi Bengkulu memang cukup bagus.

Selain itu juga sudah didukung dengan pendukung lainnya seperti ketersediaan pelabuhan dan bandara yang sudah representatif.

"Termasuk juga infrastruktur jalan semua sudah cukup teratur dan tersusun," ungkap Zuraida yang telah diartikan ke dalam bahasa Indonesia oleh TribunBengkulu.com.

Dari pertemuan tersebut menginginkan agar potensi ini bisa dikelola di dalam Provinsi Bengkulu dan tidak terus di ekspor.

"Misalnya seperti sawit ini bisa diproses disini, dikelola jadi minyak masak atau produk-produk lain. Jika ini sudah berjalan kita yakin akan dapat memajukan perekonomian Bengkulu, dan Bengkulu akan menjadi poros hasil pengelolaan sawit," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved