Kisah Sukses Rosnawati Owner 'Rapindo Coffee' di Bengkulu: Berawal dari Hobi hingga Raih Penghargaan

Pengusaha kopi Rosnawati atau yang lebih akrab di panggil Luspita Rapindo di Kepahiang Provinsi Bengkulu, memiliki kisah inspiratif.

Panji/TribunBengkulu.com
Rosnawati atau yang lebih akrab dipanggil Luspita Rapindo saat sedang membuat kopi Vietnam Drip di rumahnya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pengusaha kopi Rosnawati atau yang lebih akrab dipanggil Luspita Rapindo di Kepahiang Provinsi Bengkulu memiliki kisah inspiratif.

Rosnawati sukses dalam mengolah cita rasa kopi hingga membawanya menjadi salah satu pengusaha kopi di Bengkulu dan berhasil meraih penghargaan internasional. 

Wanita yang sudah berusia (55) ini, Rosnawati sudah menggeluti dunia kopi sejak dirinya masih muda. Saat itu ia memilik bapak angkat yang mengajarinya kopi dari ia masih duduk di bangku SMP. 

Rosnawati sudah mulai mengenal kopi sejak tahun 1984 di Kabupaten Rejang Lebong. Dia selalu ikut melihat dan belajar mengolah kopi di gudang bersama bapak angkatnya. 

Mengenal kopi sejak remaja, hingga menjadi kecintaan dan hobi tersendiri baginya. 

Di tahun 2007 dirinya bertemu dengan Bando Amin (mantan Bupati Kepahiang). Dia lalu mendapat dukungan dari Bandi Amin.

"Saat bertemu dengan mantan bupati saya ditanya hobi. Saat itu pikiran saya bagaimana saya bisa mengelola kopi yang dipetik dari kebun ini bisa memiliki nilai jual yang lebih," ujarnya kepada TribunBengkulu.com, pada Sabtu (16/7/2022). 

Sehari-harinya Rosnawati meroasting atau memanggang kopi. Lalu menyiapkan pesanan kopi di rumah sederhana miliknya di Kelurahan Pensiunan Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang. 

Dari 2007 hingga sekarang kopi miliknya atau yang akrab dikenal dengan 'Rapindo Coffee' ini dalam sebulan dapat memproduksi kopi kemasan dari 500 kg hingga 1 ton kopi. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved