Bawaslu Bakal Tambah Pegawai di Bidang Penanganan Pelanggaran, Jadi Prioritas Hadapi Pemilu 2024

Anggota Bawaslu RI Puadi mengatakan perlunya menambah pegawai utamanya yang bertugas di bidang penanganan pelanggaran.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Logo Bawaslu RI. Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Puadi mengatakan perlunya menambah pegawai utamanya yang bertugas di bidang penanganan pelanggaran. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI memperioritaskan penambahan pegawai di bidang penanganan pelanggaran menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan anggota Bawaslu RI Puadi saat melakukan kunjungan ke Kantor Bawaslu Cianjur, Jawa Barat.

Perlunya menambah pegawai utamanya yang bertugas di bidang penanganan pelanggaran guna memaksimalkan kinerja Bawaslu.

Baca juga: Jokowi Lantik 7 Anggota KPU Periode 2022-2027, Ada Parsadaan Harahap Mantan Ketua Bawaslu Bengkulu

Penambahan pegawai ini harus jadi prioritas untuk menghadapi Pemilu Serentak 2024.

Baca juga: Profil Lengkap Parsadaan Harahap, Ketua Bawaslu Bengkulu Dilantik Jadi Komisioner KPU RI

"Ini harus menjadi prioritas ke depan," kata Puadi dikutip dari Tribunnews.com, Senin (18/7/2022).

Penambahan sumber daya manusia ini penting agar fungsi sekretariat dalam membantu tugas jajaran anggota Bawaslu Kabupaten/Kota menangani pelanggaran bisa maksimal.

Baca juga: 56 Calon Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Lanjut ke Tes CAT

Penambahan SDM juga harus diikuti dengan peningkatan kapasitas wawasan.

Mengingat tingginya potensi pelanggaran Pemilu 2024, jajaran pengawas daerah diminta berkoordinasi dan meningkatkan kekompakannya.

"Penambahan pegawai juga perlu diikuti dengan peningkatan kapasitasnya," ungkapnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved