Bupati Kepahiang Komitmen Tingkatkan Sistem Pengawasan Intern Pemerintahan di Kepahiang

Pasalnya, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Sosialisasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPKP) Bengkulu.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Bupati Kepahiang, Hidayattullah Sjahid memberikan kata sambutan kepada puluhan ASN dari Seluruh OPD di Kabupaten Kepahiang, sebelum mengikuti sosialisasi SPIP oleh BPKP Bengkulu, pada Senin (18/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid berkomitmen tingkatkan Sistem Pengawasan Intern Pemerintahan (SPIP) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kepahiang.

Pasalnya, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Sosialisasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPKP) Bengkulu.

Sosialisasi ini bertujuan untuk proses penganggaran di setiap OPD yang ada di Kabupaten Kepahiang.

Baca juga: Warga dan Perusahaan di Lebong Nyaris Adu Jotos, Aktivitas Konstruksi Terhenti Diduga Karena Ini

Selama 5 hari kedepan para ASN ini mendapatkan materi, yang diisi para auditor dan pejabat BPKP Bengkulu.

"Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat mengupgrade SPIP di Kabupaten Kepahiang," kata Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid, Senin (18/7/2022).

Hal ini diperlukan agar semua proses penganggaran di setiap OPD bisa terawasi secara total, agar penganggaran mulai dari perencanaan awal berjalan dengan benar.

Baca juga: DPRD Kota Bengkulu Dorong Agar CSR Perusahaan untuk Berdayakan Masyarakat Sekitar

Pemerintah Kabupaten Kepahiang berkomitmen untuk bisa meningkatkan SPIP di Kepahiang.

"Penilaian BPKP tahun 2021 kita berasa dilevel 2, jadi di tahun ini kita inginkan naik kelevel 3," ujarnya.

Sosialisasi ini dilakukan di Aula Dikbud Kabupaten Kepahiang.

Materi-materi yang di berikan pihak BPKP kepada ASN ini agar meningkatkan level pengawasan intern.

Baca juga: Warga dan Pelindo Sepakat Portal di Jalan Samudera Teluk Sepang Dibuka, Tak Ada Lagi Pungutan

"Kehadiran mereka (BPKP) didaerah kita, sangat kita apresiasi. Alhamdulillah mereka peduli dengan Kabupaten Kepahiang," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Koordinator Pengawasan JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah, Jusup Partono mengatakan, evaluasi perencanaan dan penganggarann APBN Atau APBD merupakan bagian dari desain pengawasan BPKP yang berkelanjutan.

Baca juga: Gas Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Naik, Tahu Ada Penimbunan Gas Melon Warga Diminta Melapor ke Polisi

Setiap program dan kegiatan dari penyelenggara negara harus dapat dipertanggung jawabkan hasilnya.

"Nanti untuk teorinya tidak terlalu banyak karena sudah banyak BIMTEK yang dilakukan. Nanti 5 orang dari pusat langsung membimbing para ASN sacara internship untuk mengimplementasikan SPIP," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved