Pesta Demokrasi 2024: Pemilu di Februari, Pilkada November, KPU Kota Bengkulu Siapkan Data Pemilih

Tahun 2024 bakal menjadi agenda padat bagi penyelenggara pemilu. Pesta demokrasi Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden hingga Pilkada digelar.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Ketua KPU Kota Bengkulu, Martawansyah saat diwawancarai TribunBengkulu.com terkait persiapan KPU Kota Bengkulu menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024, Senin (18/7/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tahun 2024 bakal menjadi agenda padat bagi penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Pesta demokrasi Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) digelar serentak.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, Martawansyah memprediksi tahun 2024 nanti, menjadi tahun yang padat. Pasalnya, dalam satu tahun itu, akan dilakukan dua tahapan pemilihan, yaitu pemilu dan pilkada. Untuk itu mulai tahun ini,  tahapannya juga sudah mulai dilakukan.

"Ini kali pertama kita melakukan Pemilu dan Pilkada serentak. Pemilu pada Februari, sedangkan Pilkada itu pada November. Persiapan persiapan sudah kita lakukan," kata Martawansyah, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (18/7/2022).

Dijelaskannya, sesuai Undang Undang Pemilu No 7 Tahun 2017, di mana mengatur persoalan tentang politik terkait penyelenggara dan peserta Pemilu, sistem pemilihan, manajemen pemilu, dan penegakan hukum dalam satu undang-undang, yaitu Undang-Undang tentang Pemilihan Umum.

Dalam undang-undang ini juga diatur mengenai kelembagaan yang melaksanakan Pemilu, yakni KPU, Bawaslu, serta DKPP. Kedudukan ketiga lembaga tersebut diperkuat dan diperjelas tugas dan fungsinya serta disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan hukum dalam penyelenggaraan Pemilu.

Sehingga dapat menciptakan penyelenggaraan pemilu yang lancar, sistematis, dan demokratis. Secara umum undang-undang ini mengatur mengenai penyelenggara pemilu, pelaksana pemilu, pelanggaran pemilu, serta tindak pidana pemilu.

"Sejak 14 Juni 2022,secara resmi argo Pemilu ini sudah dimulai. Kita terus melakukan pemutakhiran data pemilih. Dan permukaan tiga bulan kita lakukan rakor. Terdekat ini, akan kita lakukan agenda terdekat nya itu verifikasi partai politik, " jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai opini pelaksanaan Pemilu 2024 nanti, dinilai lebih mudah dibandingkan pelaksanaan Pemilu sebelumnya, menurutnya, justru di tahun itu diperlukan tenaga ekstra untuk pelaksanaan pesta demokrasi ini.

"Justru ini Pemilu serentak, yang tahapan sampai Februari 2024 memang masih panjang. Tapi proses persiapan ini juga dimulai sejak 20 bulan sebelum Pemilu ini," jelasnya.

Dan saat ini, KPU Kota Bengkulu tengah mempersiapkan untuk data pemilih. Apalagi, di Kota Bengkulu ini merupakan masyarakat yang majemuk. Sehingga, beragam kartu indentitas penduduknya. Tidak hanya dari Kota Bengkulu.

"Sesuai dengan Undang-Undang Pemilu tadi. Penetapan DPT ini berdasarkan KTP elektronik ya. Jadi bila warga yang ber KTP di luar Kota Bengkulu, silahkan hubungi kami. Agar terdaftar jadi DPT, " ucap Martawansyah. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved