Warga dan Perusahaan di Lebong Nyaris Adu Jotos, Aktivitas Konstruksi Terhenti Diduga Karena Ini

Aktivitas konstruksi PT. Ketahun Hidro Energi (KHE) di Kabupaten Lebong kembali ricuh. Warga dan perusahaan nyaris adu jotos

HO TribunBengkulu.com
Warga dan perusahaan di lebong nyaris adu jotos, aktifitas konstruksi yang dilakukan PT Ketahun Hidro Energi akhirnya sempat terhenti. Ricuh warga dan perusahaan itu bisa ditengahi oleh pihak kepolisian, pada Minggu (17/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Aktivitas konstruksi PT. Ketahun Hidro Energi (KHE) di Kabupaten Lebong kembali ricuh. Warga dan perusahaan nyaris adu jotos. 


Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (17/7/2022) kemarin sekira pukul 12.40 WIB. Hal itu terjadi karena diduga warga tak Terima lahannya diserobot sepihak oleh perusahaan. 


Kericuhan terjadi di kawasan Kecamatan Rimbo Pengadang, antara warga dan perusahaan ada sekitar 50 orang bersitegang. 


Salah satu toko masyarakat, Abdul Khadir yang berada di lokasi saat itu mengatakan, perseteruan antara warga itu diawali miss komunikasi. 


"Cek-cok antara Humas PT SMS selaku subcon PT KHE dengan warga sempat terjadi terkait sengketa lahan," ujarnya, pada Senin (18/7/2022). 


Di lokasi sempat terjadi saling dorong antara warga dengan perusahaan, beruntung aksi ini sempat ditengahi oleh pihak kepolisian. 


Diakuinya, keributan ini terjadi karena konflik tanah itu belum selesai. Namun, pihak PT SMS sudah menyerobot tanah milik warga tersebut.


Ia menyarankan, konflik ini tidak berkepanjangan. Baiknya diselesaikan secara musyawarah mufakat.


"Konflik ini tidak akan berhenti jika tidak ada solusi antara kedua belah pihak. Kami selaku warga Rimbo Pengadang, sangat mengharapkan adanya solusi," tutupnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved