Warga dan Perusahaan di Lebong Nyaris Adu Jotos, Aktivitas Konstruksi Terhenti Diduga Karena Ini

Aktivitas konstruksi PT. Ketahun Hidro Energi (KHE) di Kabupaten Lebong kembali ricuh. Warga dan perusahaan nyaris adu jotos

HO TribunBengkulu.com
Warga dan perusahaan di lebong nyaris adu jotos, aktifitas konstruksi yang dilakukan PT Ketahun Hidro Energi akhirnya sempat terhenti. Ricuh warga dan perusahaan itu bisa ditengahi oleh pihak kepolisian, pada Minggu (17/7/2022) 


Pihak Polda Bengkulu masih terus berupaya membongkar dugaan sindikat mafia tanah di Lebong, yang diduga melibatkan Direktur PT KHE, Zulfan Zahar.


Keterlibatan tersebut diungkapkan langsung Camat Rimbo Pengadang, Lasmudin, saat audiensi di DPRD Lebong pada 5 April 2021.


Selain Lasmudin, turut hadir dalam audiensi tersebut adik kandungnya Kades Teluk Dien, Jon Kenedi, perangkat pemerintahan, anggota dewan, dan perwakilan keluarga salah satu pemilik lahan, Mahmud Damdjaty.


Dalam audiensi ini, terungkap bahwa Camat Lasmudin mengeluarkan surat bernomor 005/346/Kec-RP/2020 tertanggal 12 November 2020, untuk menggelar mediasi, pada Jumat 13 November 2020 lalu. 


Mediasi dihadiri unsur Tripika ini, mengacu pada surat permohonan PT KHE ke Camat, bernomor 090/KHE-BUPATI/IX/2020, tanggal 1 Oktober 2020.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved