Wabah PMK di Bengkulu

1.362 Ternak Warga 6 Kecamatan di Bengkulu Selatan Terjangkit Wabah PMK, 182 Ekor Dinyatakan Sembuh

Total hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sebanyak 1.362 ekor ternak warga 6 kecamatan di Bengkulu Selatan.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Dokter hewan didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bengkulu Selatan sedang mengambil swab ternak di Desa Nanjungan, Jum'at (17/6/2022). Total hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sebanyak 1.362 ekor ternak warga 6 kecamatan di Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Penyebaran wabah Penyakit mulut dan kuku (PMK) di Bengkulu Selatan kembali bertambah.

Total hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sebanyak 1.362 ekor ternak warga 6 kecamatan di Bengkulu Selatan.

Dari 1.362 ekor ternak yang terpapar wabah PMK, baru 182 ekor ternak yang dinyatakan sembuh.

Baca juga: Update PMK di Bengkulu Selatan: 5 Kecamatan Terpapar Wabah PMK, Total 1.276 Kasus

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Yasirli mempredeksi lonjakan hewan yang terpapar wabah PMK ini masih kembali akan bertambah.

"Dipredeksi masih akan banyak jumlah ternak yang bertambah. Tercatat total populasi ternak di Bengkulu Selatan berupa Kambing, Sapi dan Kerbau sebanyak 17.000 ekor. Yang terpapar itu belum seberapa," kata Yasirli Kepada TribunBengkulu.com, Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, saat ini 6 kecamatan yang terpapar yakni, kecamatan Pino Raya sebanyak 1.025 ekor sapi dan 127 ekor kerbau, kecamatan Pasar Manna sebanyak 76 ekor sapi.

Posko Chek Point hewan ternak
Posko Chek Point hewan ternak keluar masuk di Jalan Lintas Desa Tanggo Raso Kecamatan Pino Raya.

Lalu kecamatan Bunga Mas sebanyak 55 ekor sapi, kecamatan Manna sebanyak 46 ekor sapi dan 9 ekor kerbau.

Kemudian, kecamatan Pino sebanyak 13 ekor sapi dan kecamatan Kota Manna sebanyak 11 ekor sapi.

Penyabab pertama penyebaran makin meluas karena para peternak atau masyarakat tidak mengindahkan imbauan dan edaran yang dikeluarkan.

Baca juga: Cegah Wabah PMK Makin Meluas, Polres Bengkulu Selatan Sebar Personil di Pos Chek Point

"Yang susah adalah pengedalian masyarakat di Bengkulu Selatan ini sendiri," Kata Kabid PKH Distan Bengkulu Selatan

Sementara, pengendalian ternak yang akan masuk atau keluar sudah jelas sekarang tidak ada.

Jika ada memang ternak tersebut memiliki dokumen serta hewan tersebut memang dalam kondisi sehat.

Sejak, Kamis (14/7/2022), Pemerintah daerah Bengkulu selatan dibantu dengan TNI-Polri melakukan pengetatan terhadap dua posko Chek Point yang didirikan di Kecamatan Pino Raya dan Kedurang Ilir.

Tercatat, hingga saat ini sudah puluhan kendaraan yang membawa hewan ternak yang ingin keluar dan masuk ke Bengkulu Selatan, tidak memiliki surat atau dokumen sesuai aturan badan karantina terpaksa dilakukan upaya putar balik.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved