2 Oknum LSM Terjaring OTT Peras PT SMS Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara

Penyidik Satreskrim Polres Lebong menetapkan 2 oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terjaring OTT atau operasi tangkap tangan karena memeras

HO TribunBengkulu.com
Oknum LSM terjaring OTT di Lebong, kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pemerasan humas PT SMS. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Penyidik Satreskrim Polres Lebong menetapkan 2 oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terjaring OTT atau operasi tangkap tangan karena memeras humas PT Surya Mataram Sakti (SMS) subcon PT Ketahun Hidro Energi (KHE) sebagai tersangka.

"Kedua oknum ini terancam 9 tahun penjara," ujar Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Alexander kepada Tribunbengkulu.com, pada Selasa (19/7/2022).

Hal ini sesuai pasal yang disangkakan penyidik, yakni Pasal 368 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 369 Ayat (1) KUHP. Saat ini tersangka keduanya kami tahan di sel tahanan Mapolres Lebong.

Kronologis Penangkapan 2 Oknum LSM

Kedua oknum LSM terjaring OTT oleh Satreskrim Polres Lebong.

AM (37) warga Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan dan SP (47) warga Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan, diamankan setelah polisi menerima laporan dari PT Surya Mataram Sakti (SMS), subcon PT Ketahun Hidro Energi (KHE).

Kedua oknum ini mengancam akan permasalahkan aktivitas Subcon PT KHE tersebut semakin panjang, merasa terancam.

Lalu, keduanya mendatangi Kantor PT SMS yang terletak di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang.

Disana pelaku mengambil uang sebesar Rp 5 Juta, yang diambil AM di dalam ruangan, lalu diserahkan kepada SP uang tersebut disimpan ke dalam jaket.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved