Antrean Truk Sawit Mengular, Harga TBS Sawit Bengkulu Selatan dan Kaur Terancam Turun

Harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur hari ini, Jumat (22/7/2022) masih sama dengan harga kemarin.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Antrean Truk TBS Sawit mengular di PT SBS di Desa Nanjungan Bengkulu Selatan, Jumat (22/7/2022). Harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur hari ini masih sama, belum ada kenaikan lagi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur hari ini, Jumat (22/7/2022) masih sama dengan harga kemarin.

Meskipun harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur rata-rata diangka Rp 1.000 per kilogram, namun antrean truk sawit di sejumlah pabrik mengular sejak harga TBS sawit berangsur naik dan petani kompak panen.

Bahkan, untuk bisa membongkar TBS sawit ke pabrik para supplier harus menunggu dua sampai tiga hari.

Sehingga diprediksi akibat antrean dan terjadinya penumpukan TBS saat ini, harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur kembali akan mengalami penurunan.

Asisten Pembelian Buah PT CBS Kaur, Yuliman membenarkan jika harga sawit tidak mengalami perubahan. Hal ini, disebabkan dengan penjualan CPO kini belum lancar.

"Harga masih di angka Rp 1.340 per kilogram tertinggi, terendah di angka Rp 1.170 perkilogram. Juga harga CPO masih di angka Rp 9.250. Itulah yang menyebabkan harga belum berubah," beber Yuliman kepada TribunBengkulu.com, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Bengkulu Berapa? Cek Harga Emas Antam dan UBS Lengkap 0,5 Gr hingga 1 Kg

Baca juga: Dampak Petani Kompak Panen, Harga TBS Sawit di Bengkulu Tengah Turun Rp 50 Tiap Kilogram

Sementara itu Humas PT BSL, Bengkulu Selatan, Idius Safari menerangkan, untuk penjualan CPO sudah mulai lancar. Namun, pihaknya belum bisa menaikan harga karena harga CPO belum mengalami kenaikan.

"Belum bisa naikan harga TBS, harga CPO belum ada perubahan. Untuk penjualan hasil produksi saat ini sudah bisa dikatakan lancar," terang Idius.

Akibat banjirnya buah sawit, kata Pemilik Delevery Order (DO) Ezon, pembelian TBS di PT SBS mulai dari kemarin dibatasi sebanyak 600 ton.

Harga TBS sawit sendiri tidak juga ada perubahan, tetapi dengan kondisi saat ini diprediksi akan turun.

"Mulai dari Kamis (21/7/2022), PT SBS membatasi setiap DO hanya diperbolehkan mengeluarkan nota sebanyak 200 ton. Sedangkan di sini hanya ada 3 DO, jadi setiap hari hanya 600 ton,"

"Dengan kondisi seperti ini diprediksi harga akan kembali turun malam nanti. Harga hari ini masih diangka Rp 1.150 per kilogram," ungkap Ezon.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved