Dugaan Korupsi Baznas Bengkulu Selatan

Kejari Bengkulu Selatan Naikan Status Dugaan Korupsi Baznas ke Penyidikan

Hendri memastikan adanya dugaan tindak pidana korupsi di Baznas Bengkulu Selatan, pada tahun anggaran 2019 dan 2020.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Kajari Bengkulu Selatan, Hendri Hanafi Didampingi para kasi saat konfrensi pers. Kejari Bengkulu Selatan menaikan status dugaan korupsi pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (22/7/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan menaikan status dugaan korupsi pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal ini diungkapkan Kajari Bengkulu Selatan, Hendri Hanafi, S.H, M.H, pada Jumat (22/7/2022).

Hendri memastikan adanya dugaan tindak pidana korupsi di Baznas Bengkulu Selatan, pada tahun anggaran 2019 dan 2020.

Sebelumnya penyidik sudah memanggil pengurus Baznas dalam melakukan klarifikasi dan didapati banyak temuan yang diduga terjadi tindak pidana korupsi.

"Sudah dilakukan pemeriksaan dalam bentuk klarifikasi terhadap para pengurus beberapa waktu lalu. Banyak temuan yang menjanggal, maka sesuai dengan hasil penyelidikan dinaikan status ke penyidikan," kata Hanafi kepada TribunBengkulu.com.

Baca juga: Sekretaris KPU Kaur Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Kaur Tahun 2020, Rugikan Negara Rp 547 juta

Menurutnya, kasus dugaan Baznas ini berpotensi merugikan negara hingga ratusan juta.
Namun pihaknya belum berani menyampaikan nilainya secara pasti, karena masih dalam penyidikan.

Dalam waktu 2 minggu kedepan, Kejari Bengkulu Selatan akan kembali memanggil dan mengumpulkan barang bukti, beserta saksi hingga upaya terkait penyidikan.

Baca juga: Kasus Korupsi Dana Replanting Sawit, Kejati Bengkulu Buka Kemungkinan Ada Tersangka Baru

"Mudah-mudahan setelah dilakukan pemanggilan dan didapati bukti lengkap, sesegera mungkin kita akan menetapkan tersangka," ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya Kejari Bengkulu Selatan dana hibah tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1 miliar dan hibah tahun 2020 senilai Rp 2 miliar.

Baca juga: Pengurus Kelompok Tani Tersangka Korupsi Replanting Sawit di Bengkulu Utara, Barang Bukti Rp 13 M

Tidak hanya itu, Kejari Bengkulu Selatan juga mengusut dana Zakat Infak Sedekah (ZIS) pada Baznas Bengkulu Selatan.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved