Korupsi Dana Hibah Pilkada Kaur

Sekretaris KPU Kaur Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Kaur Tahun 2020, Rugikan Negara Rp 547 juta

Kejari Kaur pada hari ini, Jumat (22/7/2022) menetapkan Sekretaris KPU Kaur, S, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada tahun

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Ho Kejari Kaur
Sekretaris KPU Kaur, S, dan PPK KPU Kaur, UN, ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi hibah dana Pilkada Kaur 2020 di KPU Kaur, Jumat (22/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kejari Kaur pada hari ini, Jumat (22/7/2022) menetapkan Sekretaris KPU Kaur, S, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada tahun 2020 di KPU Kaur.


Selain S, Kejari Kaur juga menetapkan UN, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPK Kaur sebagai tersangka dalam kasus yang sama.


Keduanya diduga melakukan korupsi pada dana hibah Pilkada Kaur dari Pemkab Kaur kepada KPU Kaur tahun anggaran 2020.


Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani mengatakan kerugian negara dalam kasus ini masih dalam perhitungan.


Namun, sejauh ini, diperkirakan ada kerugian negara senilai lebih kurang Rp 547 juta.


Kedua tersangka dijerat dengan dakwaan primair pasal 2 Ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.


Kemudian, dakwaan subsdair kepada tersangka adalah pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP atau kedua Pasal 12 B Ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Saat ini, kedua tersangka ditahan di Rutan Kelas II B Manna Bengkulu Selatan selama 20 hari ke depan.


"Kedua tersangka akan ditahan mulai tanggal 22 Juli 2022 sampai dengan tanggal 10 Agustus 2022," kata Ristianti kepada TribunBengkulu.com.
 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved