Uang Palsu di Kepahiang

Sudah Sebulan Edarkan Uang Palsu, Selain Bengkulu Juga Beredar Hingga ke Kalimantan dan Sulawesi

KomplotanSudah Beraksi Selama Sebulan, Komplotan Upal Sudah Cetak Uang 500 Lembar, Beredar di Provinsi Bengkulu Hingga ke Kalimantan & Sulawesi

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Konferensi Pers di Mapolres Kepahiang, Kapolres Kepahiang, AKBP Yana Supriatna menjelaskan kasus pencetakan dan peredaran uang palsu di Kabupaten Kepahiang, pada Jum'at (22/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Tak tanggung-tanggung, meski hanya bermodalkan Printer, laptop, kertas hvs, gunting dan lem.

Ketiga pria berinisial FU (36), ER (36) dan AN (24) warga Kabupaten Rejang Lebong, ternyata sudah sebulan ini mengedarkan dan mencetak uang palsu atau upal ini di Provinsi Bengkulu.

"Selama sebulan ketiga tersangka sudah mencetak uang palsu dengan nilai Rp 50 Juta atau 500 lembar  dengan pecahan Rp 100 ribu, uang ini sudah berbeda di Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong dan Kota Bengkulu," ujar Kapolres Kepahiang, AKBP Yana Supriatna kepada Tribunbengkulu.com.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, mereka belajar mencetak uang palsu dari YouTube, lalu di praktekkannya dengan uang asli yang di scan secara bolak-balik.

Uang ini juga sudah digunakan para tersangka untuk belanja hingga membeli barang-barang elektronik seperti handphone.

Selain itu, dari pengakuan tersangka uang palsu ini juga sudah di jual dengan mereka di pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.

Untuk Rp 1 juta uang palsu ini dihargai Rp 300 ribu oleh para tersangka, nanti uang palsu ini dikirimkan ke pembeli melalui jasa pengiriman.

"Ketiga tersangka ini merupakan sindikat uang palsu, jadi kami akan mengembangkan kasus ini lebih lanjut," ucap Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini berhasil terungkap saat polisi menerima laporan dari korban Febry Anjas Susanto (22) warga Kelurahan Pasar Ujung, Kepahiang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved