Satu Kontainer Senjata Amerika Serikat Ditahan di Pelabuhan di Lampung

Manifes adalah suatu dokumen dalam jasa angkutan yang berisi daftar kargo, penumpang, awak kapal, pesawat udara atau kendaraan lainnya yang biasa.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunlampung/dokumen.
PT Pelindo II Panjang, Bandar Lampung membenarkan ada satu kontainer senjata Amerika Serikat yang ditahan di Pelabuhan Panjang. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Satu kontainer senjata api milik tentara Amerika Serikat ditahan di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) cabang Panjang, Bandar Lampung membenarkan adanya penahan itu.

Wakil General Manager Bidang Humas PT Pelindo II Panjang Frans Rahardian mengatakan ada satu kontainer senjata api yang ditahan di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung sejak kemarin.

Baca juga: Merantau 25 Tahun, Pulang ke Desa Bos Toko Emas asal OKU Timur Bangun Jalan Pakai Uang Pribadi

Informasi yang didapat PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) cabang Panjang, Bandar Lampung, satu kontainer senjata api tentara Amerika Serikat itu untuk latihan perang di Sumatera Selatan bersama TNI.

Namun sayangnya senjata tersebut tidak masuk dalam manifes pengiriman ke Indonesia.

Manifes adalah suatu dokumen dalam jasa angkutan yang berisi daftar kargo, penumpang, awak kapal, pesawat udara atau kendaraan lainnya yang biasa digunakan oleh bea cukai.

"Jadi setelah dicek senjata itu tidak masuk dalam manifes dan saat ini masih di pelabuhan untuk dilengkapi dokumennya dari pihak terkait," kata Frans.

Baca juga: Ketahuan Beraksi Pembobol Mesin ATM di Malang Kabur Tinggalkan Motor

Sebenarnya terkait senjata tersebut yang berwenang pihak Bea Cukai dan mereka yang mampu menerangkan terkait senjata tersebut.

Karena mereka Bea Cukai Lampung yang menyegel senjata tersebut.

Sementara itu Pelabuhan Panjang ini hanya sebagai tempat kegiatan bongkar muatnya saja.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved