Oknum Perangkat Desa di Bengkulu Selatan Nekat Curi Sawit, Warga Tuntut Diberhentikan

Oknum perangkat Desa Padang Pandan Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, berinisial WJ (42), Ar (35), dan Es (27), tertangkap tangan mencuri Ta

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Ketiga pelaku salah seorang oknum perangkat desa tertangkap tangan mencuri TBS sawit, dimintai klarifikasi di Balai Desa Padang Pandan disaksikan beberapa tokoh masyarakat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Oknum perangkat Desa Padang Pandan Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, berinisial WJ (42), Ar (35), dan Es (27), tertangkap tangan mencuri Tandan Buah Segar (TBS) sawit milik Erik warga Desa Kota Padang Kecamatan Manna.

Selain menjadi perangkat desa, ketiganya juga selama ini berprofesi sebagai buruh panen.

Kepala Desa Padang Pandan, Yenuardi membenarkan adanya kejadian pencurian sawit di wilayahnya.

"Memang ada, kami ketahui setelah adanya laporan dari masyarakat. Kemarin ketiga terduga pelaku sudah dipanggil dan dilakukan musyawarah di balai Desa," Kata kades kepada TribunBengkulu.com, Senin (25/7/2022).

Sesuai hasil musyawarah, ketiga pelaku hanya diharuskan membayar denda dan tidak diproses secara hukum.

"Sesuai dengan Peraturan Desa (Perdes) nomor 03 tahun 2022 Desa Padang Pandan, barang siapa mencuri tandan buah segar didenda sebesar satu juta pertandan," Jelas Kades.

Sementara itu, sesuai dengan hasil musyawarah dilakukan. Wj yang merupakan Anggota BPD, dituntut oleh masyarakat untuk diberhentikan.

"Menindak lanjuti hal tersebut, Rabu (27/7/2022) Malam, kami akan kembali melakukan rapat internal membahas tuntutan dari warga," Ungkap Yenuardi.

Kronologi pencurian TBS sawit berawal pada hari Jumat (22/6) lalu. Ketika itu WJ bersama dua rekannya yakni Al dan Ar melakukan panen di kebun sawit milik Erik yang berada di dekat TPA Dusun Padang Gilang Desa Padang Pandan.

Setelah selesai panen, TBS sawit diangkut dan dijual ke toke atau supplier yang ada tidak jauh dari lokasi.

Karena sudah menaruh curiga yang sangat lama. Sore harinya, Erik bersama ayahnya kembali ke kebun untuk mengecek memastikan tidak ada TBS sawit yang tertinggal.

Saat memutari di sekitar kebun, mereka mendapati ada tumpukan TBS sawit yang ditutup menggunakan dedaunan.

Walau sudah ada curiga dengan ketiga pelaku. Pemilik kebun belum mengambil dan membawa TBS sawit yang ditemukan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved