10 Desa di Kepahiang Masih Terkategori Desa Tertinggal, Wabup: Manfaatkan Anggaran Dana Desa

Dinas PMD Kabupaten Kepahiang melansir dari 105 desa dalam wilayah Kabupaten Kepahiang, 10 di antaranya masih dikategorikan desa tertinggal. 

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Kantor Dinas PMD Kabupaten Kepahiang. Dinas PMD: dari 105 desa yang ada di Kepahiang, 10 diantaranya masih dikategorikan desa tertinggal. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang melansir dari 105 desa dalam wilayah Kabupaten Kepahiang, 10 di antaranya masih dikategorikan desa tertinggal. 

10 desa tertinggal di Kepahiang ini berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022.

Dikatakan Kabid Pemberdayaan Ekonomi, Kelembagan Masyarakat dan Transmigrasi (PEKMT) Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Frand Avico Jangjay, masih ada 10 desa tertinggal di Kepahiang.

10 desa masih kategori tertinggal ini yakni, Desa Kota Agung, Desa Talang Sawah, Desa Sosokan Cinta Mandi, Desa Air Raman, Desa Cinta Mandi Baru, Desa Air Selimang, Desa Tebat Laut, Desa Talang Kelompok, Desa Air Pesi dan Desa Sungai Jerni. 

"Yang menjadi penilaian bagi desa ini ada beberapa faktor, seperti kesedian sekolah, fasilitas kesehatan, fasilitas desa, kehidupan ekonomi masyarakat yang masih menegah ke bawah hingga SDM di desa," ujar Frand kepada Tribunbengkulu.com, Selasa (26/7/2022). 

Namun dalam hal ini, di Kabupaten Kepahiang belum ada yang dikategorikan sebagai desa sangat tertinggal karena ada 4 katagori desa. Yaitu sangat tertinggal, tertinggal, berkembang dan desa maju.

"Kita bersyukur, dari 105 yang ada di Kabupaten Kepahiang. Tidak ada desa yang dikategorikan sebagai desa sangat tertinggal," ucapnya.

Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 sudah diatur dalam Keputusan Menteri desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi RI Nomor 80 Tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa. 

Wakil Bupati Kepahiang, Zurdi Nata menjelaskan, untuk mengukur tingkat perkembangan kemajuan dan kemandirian desa pada tahun 2022, perlu menetapkan status kemajuan dan kemandirian desa berdasarkan pemutakhiran data indeks desa membangun.

Untuk 10 desa yang dikategorikan tertinggal ini, Pemkab Kepahiang akan fokus melakukan pembinan kembali dan meningkatkan pembangunan.

"Kami berharap pemerintah desa dapat memanfaatkan anggaran dana desa yang ada. Untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai dengan amanat UU No 6 Tahun 2015 tentang Desa," ujar Zurdi Nata.

Baca juga: Ada 1.541 Kasus Stunting di 15 Desa Kabupaten Kepahiang, di Mana Saja Sebarannya?

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved