Densus 88 Tangkap Satu Orang Terduga Teroris di Sergai, Tetangga Sebut Orangnya Ramah

Pelaku diringkus usai melaksanakan salat magrib di Musholla Nurushofa yang terletak tak jauh dari rumah, pada Jumat (22/7/2022)

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Densus 88 Antiteror menangkap satu orang terduga teroris di Kabupaten Serdang Bedagai. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Densus 88 Antiteror menangkap satu orang terduga teroris di Kabupaten Serdang Bedagai.

Terduga teroris diketahui bernama Ariandi atau Khoirul (37), warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Penangkapan Ariandi atau Khoirul oleh Densus 88 Antiteror bersamaan dengan 17 orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dan Jaringan Anshorut Daulah (JAD) di Provinsi Riau, Sumut, dan Aceh.

Baca juga: Kereta Api Tabrak Odong-Odong di Serang Banten, 9 Orang Meninggal Dunia

Pelaku diringkus usai melaksanakan salat magrib di Musholla Nurushofa yang terletak tak jauh dari rumah, pada Jumat (22/7/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.

Ariandi ditangkap Densus 88 saat masih berada di atas sepeda motor miliknya saat hendak menuju kediamannya tanpa perlawanan.

Usai diamankan Densus 88, Aris kemudian digiring ke dalam rumah. Polisi kemudian memeriksa seisi rumah Ariandi untuk mengambil sejumlah barang bukti.

Baca juga: Polisi di Manado Tembak Seorang Warga, Istri Korban Bantah Suaminya Buat Keributan dan Bawa Sajam

"Kalau kronologis juga kurang tahu, tapi yang jelas diamankan belum sampai rumah masih di jalan menuju rumah mengendarai Vario. Jarak rumah dari Musholla Nurusofa hanya sekitar 100-200 meter. Jadi kira kira 20 meter lagi lah ke rumahnya tepatnya di simpang belakang rumahnya dia diamankan beserta Varionya," kata Muhammad Herwin, tetangga, Selasa (26/7/2022).

Mendengar kabar itu, Herwin begitu terkejut, tak hanya dia saja, sejumlah tetangga pun kaget mengetahui Ari ditangkap Densus 88 atas dugaan pengikut jaringan terorisme.

"Ya kami kaget, karena begitu diamankan langsung dibawa pergi. Kita juga baru tau dari media kalau dia katanya diduga jaringan terorisme," kata dia.

Baca juga: Polri Janji Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Besok Akan Dijelaskan Secara Transparan

Pada penangkapan Aris, polisi pun sempat memeriksa kediamannya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved