Korupsi Replanting Sawit

4 Tersangka Ajukan Praperadilan, Kejati Bengkulu: Pemeriksaan Kasus Korupsi Replanting Sawit Lanjut

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bengkulu, Pandoe Pramoe Kartika mengatakan pihaknya tetap melanjutkan pemeriksaan 4 tersangka di kasus

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bengkulu, Pandoe Pramoe Kartika 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bengkulu, Pandoe Pramoe Kartika mengatakan pihaknya tetap melanjutkan pemeriksaan 4 tersangka di kasus korupsi replanting sawit di Bengkulu Utara.


Meskipun, 4 tersangka tersebut kini sudah mengajukan praperadilan ke PN Bengkulu.


Dari pemeriksaan dan pengembangan 4 tersangka ini, jika ditemukan tindak pidana korupsi lain, maka Kejati akan menetapkan tersangka baru. Semua itu akan tergantung dari pemeriksaan.


Sementara, pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus terus dilakukan.


"Jadi, kita periksa dulu yang 4 ini. Sementara kita fokus di 4 orang ini dulu," kata Pandoe kepada TribunBengkulu.com, Rabu (27/7/2022).


Sebelumnya, 4 orang tersangka di kasus dugaan korupsi replanting sawit di Bengkulu Utara mengajukan praperadilan ke PN Bengkulu Utara.


Praperadilan ini telah diajukan pada Senin (25/7/2022) kemarin.


Penasehat 4 tersangka, Made Sukiade kepada TribunBengkulu.com mengatakan praperadilan ini adalah upaya hukum dari tersangka, yang menilai penetapan tersangka oleh Kejati Bengkulu tak sesuai dengan aturan yang ada.


"Kira-kira begitu," kata Made, Selasa (26/7/2022).


Untuk materi praperadilan ini nantinya akan dibacakan Made di persidangan di PN Bengkulu.


"Hari sidang pada Jumat, 29 Juli 2022. Materi pada saat sidang kita bacakan," ujar Made.


Sementara, Humas PN Bengkulu, Riswan Supartawinata membenarkan pihaknya telah menerima surat permohonan praperadilan dari 4 orang, yakni Arlan Sidi, Eli Darwanto, Suhastono, dan Priyanto melalui penasehat hukum mereka.


PN Bengkulu juga telah menyiapkan majelis hakim tunggal, yakni hakim Dwi Purwati.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved