600 Kendaraan Dinas Pemkab Bengkulu Tengah Menunggak Pajak, Samsat Surati OPD

Sebanyak 600 kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah terdata menunggak pajak. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
HO Polres Bengkulu Tengah
Satlantas Polres Bengkulu Tengah dan Samsat Bengkulu Tengah saat menggelar penertiban kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Desa Pasar Pedati, Rabu (27/7/2022). Samsat: ratusan kendaraan dinas Pemkab Bengkulu Tengah menunggak pajak. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sebanyak 600 kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah terdata menunggak pajak. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Kepala UPTD Samsat Bengkulu Tengah Ahmad Hendi menjelaskan, kendaraan dinas Pemkab Bengkulu Tengah yang menunggak pajak kendaraan berkisar 600 kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat. 

"Kami telah menyurati OPD terkait agar segera melakukan pembayaran pajak kendaraan tersebut. Sebab sudah sangat banyak sekali kendaraan dinas milik Pemkab Bengkulu Tengah yang menunggak pajak kendaraan," ujar Hendi, Rabu (27/7/2022). 

Selain kendaraan dinas Pemkab Bengkulu Tengah, di seluruh Kabupaten Bengkulu Tengah terdapat 20 ribu kendaraan yang juga menunggak pajak. 

"Total ada sekitar 20 ribuan kendaraan bermotor yang menunggak pajak di Kabupaten Benteng ini. Baik itu kendaraan roda dua dan roda empat serta milik pribadi maupun kendaraan dinas," kata Hendi. 

Jika tunggakan 20 ribu lebih kendaraan di Kabupaten Bengkulu Tengah ini dinominalkan maka nilainya mencapai angka Rp 5 miliar.

Baca juga: Harga TBS Sawit Anjlok Sementara Pupuk Mahal, Petani: Pakai Bunga Tanah Saja, Doa dan Sabar

"Kami berharap sekali kepada para warga dan Pemkab Bengkulu Tengah untuk lebih pro aktif dalam melakukan pembayaran pajak. Sebab setiap pajak yang kita bayarkan akan kembali untuk kita juga," jelas Hendi. 

Samsat Bengkulu Tengah saat ini menggelar penertiban kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor selama tiga hari sejak Selasa (26/7/2022) hingga Kamis (28/7/2022) di lokasi berbeda di Kabupaten Bengkulu Tengah

"Di lokasi juga sudah kita siapkan mobil samsat keliling (Samling), sehingga pengendara yang terjaring dan pajak kendaraannya menunggak akan kami minta untuk membayar dilokasi," ucap Hendi. 

Berdasarkan data hingga saat ini, pada hari pertama terjaring ada tujuh kendaraan dan pada hari kedua ada 15 kendaran yang membayar tunggakan pajaknya di lokasi," kata Hendi lagi. 

Di samping itu, Kasat Lantas Polres Bengkulu Tengah, Iptu Wiyanto menjelaskan, pihaknya bertugas membantu Samsat Bengkulu Tengah dalam melaksanakan operasi patuh pajak.

"Bagi pengendara yang tidak menunggak pajak, kita tempel stiker imbauan pembayaran pajak dan ada juga pembagian masker bagi pengendara dan penumpang yang melintas," ucapnya.

Baca juga: PT Indonesia Chemical Alumina Membuka Lowongan Kerja Berposisi Management Trainee Program

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved