Laporan Polisi Dicabut PT Pamor Ganda, Warga Ketahun yang Ditangkap akan Dibebaskan Dalam 2 Hari

5 orang warga warga Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara yang sebelumnya ditangkap atas pengrusakan kantor PT Pamor Ganda akan segera dibebaska

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Tangkapan layar rekaman amatir penyerangan masyarakat ke PT Pamor Ganda. Warga yang ditahan akan dibebaskan setelah pihak perusahaan besedia mencabut laporannya 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - 5 orang warga warga Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara yang sebelumnya ditangkap atas pengrusakan kantor PT Pamor Ganda akan segera dibebaskan.


Hal ini dilakukan setelah terjadi sejumlah kesepakatan, dan PT Pamor Ganda bersedia mencabut laporan kepolisian mereka.


"Kesepakatan kemarin, dalam 2 hari kedepan akan pulang, karena mau diproses dulu administrasinya," kata Sekretaris DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bengkulu, Aurego Jaya kepada TribunBengkulu.com, Rabu (27/7/2022).


Ditambahkan Aurego, ada beberapa kesepakatan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi antara PT Pamor Ganda dan masyarakat.


Salah satunya adalah tentang kewajiban lahan plasma PT Pamor Ganda. Lahan plasma ini nantinya akan ditelusuri oleh tim teknis PT Pamor Ganda, LIRA, BPN, Pemkab Bengkulu Utara dan aparat kepolisian untuk selanjutnya diserahkan ke masyarakat.


Kemudian, ada sejumlah usulan warga yang ditujukan kepada pihak perusahaan, seperti pemukiman, pemakaman dan tanah kas desa.


PT Pamor Ganda juga diminta mematuhi ketentuan sepadan jalan, sepadan sungai, dan sepadan pantai, serta membuka akses jalan kepada masyarakat, dengan syarat masyarakat.


"Dan masyarakat tidak mengganggu aktifitas perusahaan," ungkap Aurego.


Sebelumnya, pada Kamis (14/7/2022), ratusan massa melakukan penyerangan ke kantor PT Pamor Ganda di Bengkulu Utara.


Dalam rekaman video amatir, sejumlah massa melakukan pengrusakan dengan melemparkan batu.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved