Demo Mogok Kerja Dosen

Puluhan Dosen dan Pegawai Politeknik Sekayu Demo dan Mogok Kerja Tuntut Kejelasan Gaji

Aksi demo dan mogok kerja dosen dan pegawai Politeknik Sekayu ini mempertanyakan kejelasan perihal gaji mereka.

Editor: Hendrik Budiman
SRIPO/AHMAD FAJERI
Demo dosen dan pegawai Politeknik Sekayu, Kamis (28/7/2022). Mereka mogok kerja dan berkumpul di depan kantor administrasi Politeknik Sekayu. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Puluhan dosen dan pegawai Politeknik Sekayu melakukan demo, pada Kamis (28/7/2022).

Selain demo, mereka mogok kerja dan berkumpul di depan kantor administrasi Politeknik Sekayu.

Aksi demo dan mogok kerja dosen dan pegawai Politeknik Sekayu ini mempertanyakan kejelasan perihal gaji mereka.

Direktur Politeknik Sekayu, Sunanto SE MM menjelaskan permasalahan mogoknya dosen dan pegawai Politeknik Sekayu setelah setelah pihak kampus menerima surat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin nomor : 420/3389/Sekr/Dikbud/2022 tanggal 27 Juni 2022 perihal Penghentian Penganggaran Operasional Politeknik Sekayu.

Baca juga: Viral Pengemudi Mobil Memaki Polantas Dekat Pos Jembatan Ampera Palembang, Pelaku Diburu Polisi

"Surat dari Dikbud Muba kita terima, dalam surat tersebut menjelaskan soal penggangaran operasional Politeknik Sekayu. Dari sana, artinya gaji kami terhitung dari bulan Juli tidak lagi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tetapi sudah dialihkan ke pihak Yayasan," kata Sunanto dikutip dari TribunSumsel.com.

Pihaknya telah berusaha beberapa kali meminta kejelasan dari pihak Yayasan Muba Sejahtera, namun pihak yayasan belum memberikan kejelasan mengenai nasib dosen dan pegawai.

"Kita sudah meminta kejelasan tapi sampai saat ini belum ada titik terang mengenai gaji kamu," ujarnya.

Baca juga: Aksi Bandit Pecah Kaca Mobil di Kota Semarang Dalam 2 Hari Ada 9 Kejadian

Ada empat point tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut yakni kejelasan mengenai penggajian bagi karyawan dan dosen Politeknik Sekayu

Kedua kesiapan dan langkah konkret yang sudah disiapkan/ direncakanan oleh Yayasan Muba Sejahtera dalam bentuk print out, hitam di atas putih.

Lalu, ketiga transparansi keuangan yayasan, dimana dana mandiri semuanya dikelola oleh Yayasan Muba Sejahtera namun hanya sedikit yang dipergunakan untuk kepentingan Politeknik Sekayu.

Baca juga: Berawal Cekcok Mulut, Siswa SMP di Kota Bengkulu Dikeroyok Hingga Dipukul Dengan Balok Kayu

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved