Pemancing di Pantai Desa Selolong Hilang Terseret Ombak, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Hingga sore ini, Jumat (29/7/2022), tim SAR gabungan masih berusaha mencari pemancing yang hilang di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
HO Basarnas Bengkulu
Usaha pencarian korban terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Hingga sore ini, Jumat (29/7/2022), tim SAR gabungan masih berusaha mencari pemancing yang hilang di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara.


Korban bernama Asep Budiman, dan berumur 50 tahun.


Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan awalnya korban dan 3 orang lain pergi memancing pada pukul 07.00 WIB pagi.


Naas, ombak besar datang dan menghantam mereka. 3 orang berhasil selamat, namun korban hilang terseret ombak.


Basarnas Bengkulu yang mendapatkan laporan kondisi membahayakan nyawa manusia segera mengirimkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.


"Ada 8 orang tim penyelamat yang kita kerahkan, beserta perlengkapan untuk pencarian korban," kata Mega kepada TribunBengkulu.com.


Selain personel, Basarnas juga mengerahkan peralatan seperti perahu karet, alat aqua eye, serta alat selam.


Basarnas sendiri sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Bengkulu Utara, aparat kepolisian, dan keluarga korban.


"Pencarian korban masih kita lakukan hingga saat ini," ungkap Mega.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved