Kisah Fathir, Jauh-jauh dari Garut Jual Bendera Merah Putih di Kepahiang Demi Seragam Sekolah Anak

Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, penjual bendera di Kabupaten Kepahiang mulai bermunculan, pada Sabtu (30/7/2022).

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Fathir (42) warga asal Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, jualan Bendera Merah Putih Jelang Peringatan Kemerdekaan RI Ke-77, pada Sabtu (30/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, penjual bendera di Kabupaten Kepahiang mulai bermunculan, pada Sabtu (30/7/2022).

Salah satunya, Fathir (42) pria asal Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat ini rela merantau meninggalkan anak istrinya.

Ia mengadu nasib di Kabupaten Kepahiang, berjualan bendera merah putih di kawasan jalan Abu Hanifah, Kelurahan Pasar Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

Fathir atau yang akrab di sapa akang Fathir ini, berjualan bendera sejak pukul 07.00 - 17.00 WIB, tergantung cuaca.

"Kalau hujan tidak sampai sore jualan benderanya," ujarnya.

Ia yang berangkat dari kontrakkannya di kawasan Kelurahan pensiunan, dengan menyewa ojek setiap harinya.

"Sudah 10 hari saya di Kepahiang, baru pertama kali saya ke Kepahiang, coba-coba jualan bendera siapa tau ada rezeki," ucapnya.

Dirinya yang meninggalkan 5 orang anak dan satu orang istri ini, naik bis dari Jawa Barat ke Kabupaten Kepahiang, dengan ongkos Rp 650.000.

Anaknya yang pertama telah lulus SMA, yang kedua baru masuk SMA, ketiga Masih SMP, keempat masih TK dan yang terakhir masih kecil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved