Pertamina Patra Niaga Instruksikan Tegas SPBU di Sumbagsel Salurkan BBM Bersubsidi Sesuai Regulasi

Pasalnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah menyalurkan kebutuhan BBM Bio Solar Subsidi di Sumatera Selatan sesuai dengan regulasi.

Editor: Hendrik Budiman
HO Pertamina
Tampak Antrean kendaraan di salah satu SPBU. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menginstruksikan secara tegas ke lembaga penyalur di wilayah Sumbagsel untuk menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sesuai regulasi dengan yang berlaku. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menginstruksikan secara tegas ke lembaga penyalur di wilayah Sumbagsel untuk menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pasalnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah menyalurkan kebutuhan khususnya BBM Bio Solar Subsidi di Sumatera Selatan sesuai dengan regulasi tersebut.

Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 191 tahun 2014 mengenai penyediaan, penyaluran dan penetapan harga jual eceran telah ditetapkan.

Baca juga: Antrean Truk Batu Bara di Dalam Kota Bengkulu, Sopir: Tak Ada Pilihan, Isi Biosolar Cuma 4 SPBU

Bahkan, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak dan warga dengan ekonomi lemah.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan Pertamina dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh lembaga penyalur SPBU di wilayah Sumsel untuk menjalankan penyaluran BBM Bersubsidi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Kami telah memberikan peringatan keras kepada lembaga penyalur untuk tidak melakukan pelanggaran dalam penyaluran BBM khususnya terkait dengan tangki modifikasi. Mari kita kawal bersama dengan ketat, agar penyaluran BBM Subsidi yang diberikan oleh Negara tidak dimanfaatkan oleh para penimbun serta oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Nikho dalam keterangan resminya, Minggu (31/7/2022).

Baca juga: Antrean BBM Subsidi Terus Mengular di Bengkulu Selatan, Bupati Gusnan Minta APH Selidiki Penyebabnya

Pertamina meminta kepada seluruh operator SPBU untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang ditenggarai menggunakan tangki modifikasi. 

Jika perlu melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum atau pihak Pertamina serta memonitor CCTV yang berada di SPBU.

Menurutnya, sepanjang 2022 Pertamina telah memberikan sanksi sebanyak 16 SPBU di wilayah Sumsel yang melakukan pelanggaran. 

Sanksi, yang diberikan berupa sanksi skorsing penyaluran BBM Subsidi jenis Bio Solar selama 30 hari, yang tentunya berdampak pada omzet penyalur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved