Diduga Tersengat Listrik, Kuli Bangunan di Bengkulu Tengah Ditemukan Tewas

Seorang kuli bangunan ditemukan meninggal dunia saat bekerja membangun bangunan pertashop di Desa Padang Tambak Kecamatan Karang Tinggi Bengkulu Tenga

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Seorang kuli bangunan ditemukan tewas di Bengkulu Tengah, diduga korban tersengat listrik. Insert; proses evakuasi jasad Al Bahori saat tiba di RSUD Bengkulu Tengah, Minggu (31/7/2022) malam.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Seorang kuli bangunan ditemukan meninggal dunia saat bekerja membangun bangunan pertashop di Desa Padang Tambak Kecamatan Karang Tinggi Bengkulu Tengah, Minggu (31/7/2022) malam. 


Diketahui kuli bangunan tersebut bernama Al Bahori (57) warga Jalan Suka Maju Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu. 


Penemuan jasad korban pertama kali oleh warga sekitar lokasi kejadian yang curiga melihat lampu kantor tempat korban bekerja dalam kondisi mati meski hari sudah malam. 

Baca juga: Brak! Mobil Dinas Camat Seginim Bengkulu Selatan Tabrak Pohon, Korban Tak Sadarkan Diri

Baca juga: Brigadir J Dituduh Pakai Parfum Istri Jendral Ferdy Sambo, Pengacara Kamarudin: Tunjukkan Buktinya

Baca juga: Bukan Rebahin Link Nonton Big Mouth Eps 3 Sub Indo, Park Chang Ho Masuk Penjara dan Ingin Bunuh Diri


Warga sekitar tersebut bernama Maminto (21), pada sore hari dirinya sempat pergi ke lokasi korban kerja untuk menanyakan perihal bahan bangunan yang dipesan apakah sudah sampai atau belum. 


Korban pun menjawab pesanannya belum datang dan melanjutkan bekerja, mendengar hal tersebut Maminto pun pulang ke rumah. 


Sekira pukul 18.00, Maminto melihat lampu di kantor tempat korban bekerja masih dalam keadaan mati. Dan ia pun mendatangi kantor tersebut dengan niatan menghidupkan lampu. 


Namun, saat tiba dilokasi, Maminto memanggil korban namun tidak ada jawaban. Setelah memeriksa ke dalam bangun, Maminto pun kaget melihat korban sudah berbaring di lantai dalam keadaan tak sadarkan diri. 


Setelah mencoba menyadarkan korban, Maminto pun segera menghidupkan lampu di area pertashop dan pergi kerumahnya memanggil orang tua Maminto. 


Orang tua Maminto pun segera melihat kondisi korban dan mengatakan bahwa Allah Bahori telah meninggal dunia, setelah itu mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan warga sekitar. 


"Kita telah membawa mayat tersebut ke RSUD Bengkulu Tengah untuk dilakukan visum dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas kekerasan baik menggunakan benda tumpul ataupun benda tajam," ujar Kasat Reskrim Polres Bengkulu, Iptu Donald Sianturi, Senin (1/8/2022). 


Jasad Al Bahori pun saat ini telah dibawa kerumah duka untuk dimakankan oleh pihak keluarga. 


"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi  dengan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi," kata Donald. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved