Oknum Bidan di Bandar Lampung Gelapkan 4 Mobil Rental, Pelaku Mampu Hilangkan Sinyal GPS di Mobil

Bahkan, oknum bidan itu mampu menghilangkan sinyal Global Positioning System (GPS) yang ada dalam mobil rental.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Annisa Maharani (29) korban oknum bidan gelapkan mobil rental di Bandar Lampung menceritakan saat sinyal GPS mobilnya tiba-tiba menghilang. 

Oknum bidang di Bandar Lampung yang diduga menggelapkan mobil dengan modus sewa tergolong ahli.

Sepak terjang oknum bidan dalam perkara dugaan penggelapan mobil itu.

Saat diinterogasi, oknum bidan di Bandar Lampung ini mukanya tebal, alias tidak tahu malu.

"Saya saja tergeleng-geleng dengan pelaku ini, kalau diinterogasi mukanya tebal, jadi dia (oknum bidan) ini ahlinya dari ahli penggelapan," kata Kompol Adit.

Baca juga: 2 Mafia Tanah Pembuatan SHM Palsu di Banyuasin Diringkus, Ini Pelaku Ngaku Sebagai Pegawai BPN

Diketahui jajaran Polsek Telukbetung Selatan baru menerima 4 mobil yang digelapkan oleh oknum bidan DA.

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Adit Priyanto saat dihubungi Tribun Lampung, Minggu (31/7/2022) mengatakan baru menerima 4 unit mobil yang digelapkan oleh oknum bidan DA.

"Kita baru menerima laporan dari 2 korban, dengan 4 unit mobil yang disewa dari korban lalu digelapkan oleh oknum bidan tersebut," kata Kompol Adit.

Saat ditanya apakah yang menggelapkan oknum bidan, pihaknya membenarkan bahwa DA merupakan oknum bidan yang beralamat di daerah Pecoh Raya Telukbetung Selatan.

Saat ini polisi tengah bekerja untuk mengungkap kasus tersebut, jika ada korban lainnya diminta untuk melaporkan kasus itu.

Baca juga: Polisi Gadungan Tilang Pengendara Viral di Media Sosial, Polisi Buru Pelaku

Banyak barang bukti (BB) dari ulah oknum bidan ini, awalnya pinjam mobil lalu digelapkan dengan per unitnya mencapai Rp 30 juta.

"Saya saja tergeleng-geleng dengan pelaku ini, kalau diintrogasi mukanya tebal, jadi dia ini ahlinya dari ahli penggelapan," kata Kompol Adit.

Saat ditanya apakah oknum ini residivis, Kompol Adit menjelaskan baru kali ini melakukan hal tersebut dan baru ada 2 korban yang melaporkan kepada polisi.

"Ada satu korban dengan 3 unit mobilnya yang dipinjam lalu digelapkan sampai dengan Rp 30 juta satu unitnya kepada orang lain, dikalkulasikan 3 unit jadi totalnya Rp 90 juta," terangnya.

Sementara ini polisi tengah melakukan pengembangan dan baru 2 korban yang melaporkan kepada pihak kepolisian.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved