Oknum Satpol PP Cabul

Oknum Satpol PP Kepahiang Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Teman Kerja

Dari informasi yang dihimpun Tribunbengkulu.com, seorang THL wanita pada unit Kerja Damkar Pol PP dan PBK Kepahiang mendatangi SPKT Polres Kepahiang.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Kepala Satuan Pol PP Kepahiang A Gani, saat diwawancarai, terkait oknum satpol pp yang diduga mencabuli rekan kerjanya sendiri, pada Senin (1/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Seorang pria yang bekerja sebagai tenaga harian lepas (THL) di Satpol PP Kepahiang dilaporkan oleh rekan kerjanya lantaran diduga melakukan pencabulan.

Dari informasi yang dihimpun Tribunbengkulu.com, seorang THL wanita pada unit Kerja Damkar Pol PP dan PBK Kepahiang mendatangi SPKT Polres Kepahiang.

Ia melaporkan, rekan kerjanya lantaran terlapor, diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap pelapor.

Baca juga: Kejati Sebut Status 4 Tersangka Korupsi Replanting Kelapa Sawit di Bengkulu Utara Sesuai Hukum

Kejadian itu terjadi saat sedang jam kerja sedang berlangsung, terlapor langsung memeluk pelapor dari belakang tanpa sepengetahuannya.

Dalam kesempatan itu terlapor juga mencium pipi kiri korban.

Tak Terima, pelapor langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Kepahiang.

Kepala Satuan Pol PP Kepahiang A Gani, menjelaskan dirinya sudah menerima laporan tersebut, kejadian itu terjadi di awal Juli 2022 lalu.

Baca juga: Pasca Penyegelan Kios, Pedagang Pasar Pagar Dewa Ngadu ke DPRD Kota Bengkulu Untuk Carikan Solusi

"Kronologisnya saya tidak tahu, tapi saya sudah mendapatkan laporan tersebut," ungkapnya, pada Senin (1/8/2022).

Saat ini dari informasi yang saya terima keduanya sudah mau berdamai satu sama lain, namun dirinya menghormati proses hukum terhadap kasus ini.

Untuk oknum tersebut (THL pria) sudah dirumahkan, sedangkan yang wanita masih bekerja seperti biasa di kantor Satpol PP Kabupaten Kepahiang.

Baca juga: Asyik Nongkrong Lalu Terlibat Pertikaian, Dua Pemuda di Bengkulu Ditikam hingga Tewas

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah, saat dihubungi menjelaskan jika perkara ini berujung damai atau restorative justice.

"Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai, dalam penyelidikan perkara ini juga tidak cukup bukti untuk menetapkan tersangka," ucapnya saat dihubungi oleh Tribunbengkulu.com.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved