Pemancing Terseret Ombak di Batik Nau Bengkulu Utara Belum Ditemukan, Tim Pencari Ditambah

Pencarian Asep Budiman (50 tahun), pemancing yang hilang terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara kembali dilanjutkan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO Basarnas Bengkulu
Pencarian pemancing terseret ombak yang hilang di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara kembali dilanjutkan hari ini, Senin (1/8/2022) pagi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pencarian Asep Budiman (50 tahun), pemancing yang hilang terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara kembali dilanjutkan hari ini, Senin (1/8/2022) pagi.

Operasi pencarian sudah memasuki hari ke-4, sejak korban Asep, pemancing dilaporkan hanyut terseret ombak pada Jumat (29/7/2022) lalu.

Kakansar Bengkulu, M. Arafah mengatan tim pencari pemancing terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara kini ditambah menjadi 3 tim.

Tim pertama akan melakukan pencarian di perairan pantai Desa Selolong dengan radius sejauh 2,5 NM ke arah barat laut dari lokasi hilangnya korban. Tim pertama menggunakan perahu karet Basarnas.

Kemudian, tim kedua, yang merupakan nelayan setempat, juga mencari di perairan pantai Desa Selolong dengan radius sejauh 2,5 NM ke arah barat laut.

Tim ketiga melakukan pencarian di sepanjang pesisir pantai, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun berjalan kaki. Penyisiran ini dilakukan sejauh 4,5 km dari lokasi kejadian ke arah barat laut.

"Pukul 07.00 WIB hari ini, tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian. Ini hari ke-4," kata Arafah kepada TribunBengkulu.com.

Sebelumnya, korban dan 3 orang lain pergi memancing pada pukul 07.00 WIB pagi di hari Jumat (29/7/2022) lalu.

Naas, ombak besar datang dan menghantam mereka. 3 orang berhasil selamat, namun korban hilang terseret ombak.

Basarnas Bengkulu yang mendapatkan laporan kondisi membahayakan nyawa manusia segera mengirimkan tim penyelamat ke lokasi kejadian.

"Ada 8 orang tim penyelamat yang kita kerahkan, beserta perlengkapan untuk pencarian korban," kata Arafah.

Selain personel, Basarnas juga mengerahkan peralatan seperti perahu karet, alat aqua eye, serta alat selam.

Baca juga: Link Download The Scared Riana 2: Bloody Mary Full Movie, Gratis. Bukan di Lk21, Rebahin dan IndoXXI

Baca juga: Asyik Nongkrong Lalu Terlibat Pertikaian, Dua Pemuda di Bengkulu Ditikam hingga Tewas

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved