Seleksi JPTP Memasuki Babak Baru, Telusuri Rekam Jejak Peserta Pansel Sebar Kuesioner

Seleksi terbuka untuk menjaring 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, memasuki babak baru.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Ketua tim pansel dan assesor saat melakukan ujian tertulis dan wawancara terhadap peserta JPTP yang berlangsung di Gedung Pemuda Bengkulu Selatan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Seleksi terbuka untuk menjaring 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, memasuki babak baru. Dimana saat ini tim pansel sudah memulai tahapan rekam jejak.

Dalam tahapan ini, tim Panitia Seleksi (Pansel) selain menggunakan assessor juga ikut melibatkan para Aparatur Sipil Negara atau ASN sebagai bawahan untuk mengetahui rekam jejak masing-masing peserta seleksi.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bengkulu Selatan, Didi Krestiawan, SE mengatakan tercatat ada 42 pelamar yang memperebutkan 14 posisi jabatan yang dilelang secara terbuka oleh tim Pansel.

Untuk melakukan penelusuran rekam jejak masing-masing peserta JPTP, tim Pansel menyebarkan kuesioner kepada para ASN di lingkungan Pemda Bengkulu Selatan dan bawahan di setiap OPD tempat peserta bertugas sehari-hari.

“Untuk penelusuran rekam jejak tim melibatkan ASN dimana tempat masing-masing peserta bertugas. Dengan cara menyebarkan kuesioner dan sejumlah pertanyaan terkait kepemimpinan,” jelas Didi Kepada TribunBengkulu.com, Senin (1/8/2022).

Alasan tim Pansel memilih metode kuesioner yang disebarkan dalam bentuk jajak pendapat yang melibatkan langsung ASN dan atasan di masing-masing OPD. Hal ini tidak lain guna mengetahui kinerja masing-masing peserta.

Dengan penyebaran kuesioner ini, kepada ASN dan atasan yang mengisi kuesioner memberikan alasan, dari situ kalau ada permasalahan yang perlu didalami, maka tim bisa mengkonfirmasi lebih lanjut.

Setelah melalui tahapan mengetahui rekam jejak peserta. Maka, tim Pansel akan menetapkan tiga besar untuk diteruskan ke Bupati Bengkulu Selatan agar disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN untuk meminta rekomendasi terkait persetujuan. Setelah rekomendasi didapat, tinggal kewenangan Bupati selaku pejabat pembina kepagawain untuk menentukan pelantikan peserta terpilih.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved