Pengumuman 3 Besar Seleksi JPTP di Bengkulu Selatan Molor, Pansel Koordinasi ke KASN

Pengumuman tiga besar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon II di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan diundur alias molor.

Ahmad Sendy/Tribunbengkulu.com
Plt Kepala BKPSDM Bengkulu Selatan Didi Krestiawan saat menerangkan pengumuman tiga besar seleksi JPTP Pemkab Bengkulu Selatan diundur alias molor dari jadwal awal. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pengumuman tiga besar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon II di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan diundur alias molor.

Dijadwalkan pengumuman tiga besar seleksi JPTP eselon II Pemkab Bengkulu Selatan, Senin (1/8/2022). Namun, hingga kini pengumuman tersebut belum juga dikeluarkan oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu Selatan, Didi Krestiawan mengakui ada penundaan pengumuman seleksi JPTP eselon II dari jadwal awal.

"Saat ini panitia masih melakukan koordinasi dengan KASN. Itulah penyebab dilakukan penundaan pengumuman tiga besar hasil seleksi JPTP. Jadwal memang tanggal 1 Agustus, kemarin," jelas Didi kepada TribunBengkulu.com, Selasa (2/8/2022).

Untuk jadwal pengumuman selanjutnya belum diketahui lantaran panitia masih menunggu hasil dari koordinasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca juga: Lansia di Bengkulu Selatan yang Ditemukan Tewas di Pondok Kebun Dipastikan Meninggal Karena Sakit

Baca juga: KPK Libatkan 8 Penjahit Lokal dalam Pembuatan Bendera Merah Putih 4.265 Meter di Bengkulu Selatan

"Jika sudah diterima hasil koordinasi tersebut, maka kita akan segera menjadwalkan ulang pengumuman itu," kata Plt Kepala Badan KPSDM Bengkulu Selatan.

Saat ini, peserta masih berjumlah sebanyak 42 orang. Untuk merebutkan 14 jabatan eselon II yang mengalami kekosongan sudah sejak satu tahun bahkan ada yang sudah dua tahun.

Panitia seleksi sendiri masih melakukan penelusuran rekam jejak masing-masing peserta JPTP, dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para ASN di lingkungan Pemkab Bengkulu Selatan dan bawahan di setiap OPD tempat peserta bertugas sehari-hari.

Alasan tim pansel memilih metode kuesioner yang disebarkan dalam bentuk jajak pendapat yang melibatkan langsung ASN dan atasan di masing-masing OPD guna mengetahui kinerja masing-masing peserta.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved