Sandiaga Uno ke Bengkulu

Sandiaga Uno Hadiri Festival Tabut Bengkulu 2022, Dinas Pariwisata Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan mengunjungi Festival Tabut di Lapangan Merdeka nanti malam (2/8/2022).

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Persiapan jelang Festival Tabut di Lapangan Merdeka Bengkulu yang akan dihadiri Menparekraf RI Sandiaga Uno, Selasa (2/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan mengunjungi Festival Tabut Bengkulu 2022 di Lapangan Merdeka nanti malam (2/8/2022).

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung Festival Tabut Bengkulu 2022.

"Nantinya masyarakat yang akan menyaksikan Festival Tabut Bengkulu 2022 harus menaati protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker dan kita akan menyediakan hand sanitizer di beberapa lokasi," ujar Almidianto Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu kepada TribunBengkulu.com.

Selain para pengunjung, para panitia dan pengawal Sandiaga Uno juga telah melakukan tes rapid antigen agar mengantisipasi penularan Covid-19 selama Festival Tabut berlangsung.

Diprediksi, ada sekira 1000 pengunjung yang akan memadati gelaran Festival Tabut 2022 nanti malam.

Baca juga: Pemprov Bengkulu Pasang Waring di Bangunan View Tower, Jelang Kedatangan Sandiaga Uno

Baca juga: Ini Jadwal Lengkap Kunjungan Kerja Sandiaga Uno ke Bengkulu, 2-3 Agustus 2022 ke Mana Saja?

"Saya prediksi tidak akan terlalu ramai karena lokasi kegiatan kita kan ada dua lokasi jadinya konsentrasi pengunjung terpecah," ungkap Almidianto.

Saat Sandiaga Uno datang ke Festival Tabut 2022, hanya akan disuguhkan dengan acara pagelaran seni budaya dan belum bisa menyaksikan tabut bersanding sebab ritual tabut saat ini masih pada tahapan duduk penja.

"Sayang sekali sebenarnya, pak menteri sudah datang tapi tidak bisa menyaksikan tabut bersanding, namun nanti akan kita hadirkan tabut pembangunan saja itupun selama perjalanan ke Balai Semarak akan ditutup agar tidak melanggar adat," kata Almidianto.

Dari 16 kelompok tabut pembangunan (Ketap) saat ini yang mengkonfirmasi akan hadir baru 8 Ketap.

"Karena waktunya mepet, jadi yang baru konfirmasi ada sekitar 8 Ketap, tapi kita usahakan seluruh Ketap bisa ikut berpartisipasi," ucapnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved