Tragedi Pembunuhan 2 Pemuda Bengkulu

Tragedi Pembunuhan 2 Pemuda di Bengkulu, Kesaksian Sang Ayah: Anak Kami Terjebak

Kesaksian orangtua Dandi Andika Saputra (18) yang merupakan salah satu korban dari tragedi pembunuhan di Bengkulu.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Lokasi kejadian tragedi pembunuhan 2 pemuda di Bengkulu yang berada di depan SPBU di jalan Putri Gading Cempaka Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Tak jauh dari Polsek Ratu Samban. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, KOTA BENGKULU - Kesaksian orangtua Dandi Andika Saputra (18) yang merupakan salah satu korban dari tragedi pembunuhan 2 pemuda di Bengkulu.

Menurutnya, sang anak terjebak pertikaian temannya. Sehingga berakhir menjadi korban dalam tragedi pembunuhan pada Senin dini hari (1/8/2022).

"Kalau informasi dari teman-temannya, anak saya ini awalnya berniat menolong temannya yang mau berantem, tapi pas ketemu musuh, malah temannya tadi pergi, anak saya yang jadi sasaran," ujar Edi orangtua Dandi, korban tragedi pembunuhan yang lokasinya tak jauh dari mal dan polsek, kepada TribunBengkulu.com, Rabu (3/8/2022).

Edi pun menyayangkan sikap teman Dandi hingga membuat anak bungsunya itu harus menghembuskan nafas terakhir di tangan orang tak dikenal.

"Karena memang setahu saya, anak saya ini tidak pernah bikin masalah sama orang lain dan banyak teman karena memang orangnya baik," kata Edi.

Sejak mendapatkan kabar duka ini, Ibu Dandi mengalami shock berat sehingga sudah tiga hari ini tidak makan.

"Kami semua tentu sangat sedih, apalagi ibu Dandi ini, sejak dari rumah sakit kemarin hingga sekarang belum makan, kami mohon doa agar anak kami ditempatkan di tempat terbaik," ucap Edi.

Diberitakan TribunBengkulu.com sebelumnya, dua orang pemuda di Bengkulu meninggal dunia usai ditikam oleh orang tak dikenal ketika sedang asik nongkrong sembari minum tuak pada Senin (1/8/2022) dinihari.

Kedua korban tersebut yakni Dandi Andika Saputra (18) yang merupakan chef makanan cepat saji di Bengkulu dan Aldi (19) seorang Tuna karya asal Bengkulu Selatan.

Kejadian ini terjadi tepat di depan kios bensin Depan Bencoolen Mall di jalan Putri Gading Cempaka Keca Ratu Samban Kota Bengkulu.

Dari data yang dihimpun kejadian ini bermula saat kedua korban membeli minuman keras jenis tuak di Pasar Minggu sebanyak 4 Liter.

Kemudian kedua korban bersama teman-temannya duduk bersama sambil minum tuak di jalan S. Parman Kelurahan Padang Jati Kota Bengkulu.

Setelah itu, pada pukul 24.00 WIB korban bersama teman-temannya pun pergi ke lokasi kejadian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved