Kasus Pembunuhan Anggota TNI Serka Halil, Penasehat Hukum: Perbuatan Tersangka untuk Membela Diri

Perbuatan tersangka S, pembunuh anggota TNI Serka Halil Putra yang bertugas di Kodim 0425/Seluma, dinilai sebagai bentuk pembelaan diri.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Rekonstruksi pembunuhan anggota TNI Serka Halil Putra, anggota Kodim 0425/Seluma 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Perbuatan tersangka S, pembunuh anggota TNI Serka Halil Putra yang bertugas di Kodim 0425/Seluma, dinilai sebagai bentuk pembelaan diri.

Penasehat hukum tersangka, Reka Putriyani mengatakan dalam rekonstruksi yang digelar pada Selasa (2/8/2022) lalu, terungkap bahwa korban yang mendatangi tersangka terlebih dahulu.


Dalam rekonstruksi, juga diperlihatkan tersangka dibacok terlebih dahulu oleh korban.


"Jadi, tersangka melakukan perbuatannya secara tidak sengaja, sebagai bentuk membela diri," kata Reka kepada TribunBengkulu.com, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Awas Kosmetik Berbahaya Beredar di Bengkulu, BPOM Temukan 3.450 Kosmetik Ilegal dan Berbahaya

Baca juga: Harga Tak Kunjung Naik, Petani Sawit di Bengkulu Cabut Sayembara Berhadiah 1 Hektare Kebun Sawit

Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Istri di Rejang Lebong Tak Terima Pelaku Divonis 12 Tahun Penjara


Dalam melakukan perbuatan pembacokan tersebut, Reka menegaskan tersangka melakukan seorang diri.


Kemudian, setelah melakukan perbuatannya, tersangka S juga langsung menyerahkan diri ke Polres Seluma.


"Bahwa dia mengakui perbuatannya. Itu catatan dari kami," ujar Reka.


Sebelumnya, Satreskrim Polres Seluma menggelar rekonstruksi pembunuhan Serka Halil Putra, anggota Kodim 0425/Seluma, Selasa (2/8/2022) pagi.


Rekonstruksi ini digelar di lapangan Rekonfu Mapolda Bengkulu, mulai pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved