Tragedi Pembunuhan 2 Pemuda Bengkulu

Orang Tua Korban Tragedi Pembunuhan 2 Pemuda di Bengkulu Belum Dapatkan Keterangan Dari Pihak Polisi

Hal itu diungkapkan, Aidi Ripuansasi orang tua Aldi (19), warga Desa Keban Jati, Bengkulu Selatan yang merupakan korban pembunuhan di Kota Bengkulu.

Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Lokasi tragedi pembunuhan dua orang Pemuda di Kota Bengkulu, Senin (1/8/2022) dini hari. Orang tua Aldi (19) yang menjadi salah satu korban tragedi pembunuhan dua orang pemuda di Bengkulu belum dapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus yang menimpa anaknya itu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Orang tua Aldi (19) yang menjadi salah satu korban tragedi pembunuhan dua orang pemuda di Bengkulu belum dapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus yang menimpa anaknya itu.

Hal itu diungkapkan, Aidi Ripuansasi orang tua Aldi (19), warga Desa Keban Jati, Bengkulu Selatan yang merupakan korban pembunuhan di Kota Bengkulu, pada Senin (1/8/2022) lalu.

Baca juga: Tragedi Pembunuhan 2 Pemuda di Bengkulu, Kesaksian Sang Ayah: Anak Kami Terjebak

Aidi Ripuansasi mengungkapkan, bahwa pihaknya belum meneriam keterangan resmi dari kepolisian, yang diketahui pihaknya hanya anaknya dibunuh.

"Belum ada keterangan atau cerita sampai terjadi pembunuhan itu. Kami hanya dihubungi keluarga untuk segera pulang, karena anak kami meninggal. Ditemui anak kami sudah di rumah dengan posisi meninggal," ujar Aidi kepada TribunBengkulu.com, Kamis (4/8/2022).

Memang kedua orang tua korban Aldi (19) saat itu sedang tidak di rumah karena sedang berkebun kopi di Provinsi Jambi.

Korban memang saat itu sedang berada di Kota Bengkulu sedang mengikuti pelatihan atau kursus di sebuah bengkel dan tinggal bersama nenek dan datuknya.

Meski jenazah korban sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Keban Jati, Kecamatan Air Nipis Bengkulu Selatan, hingga kini pihak keluarga belum mengetahui pasti peristiwa pembunahan tersebut.

Baca juga: Cerita Kerabat Korban Tabrak Lari di Bengkulu Selatan: Orangtua Tak Tahu Anak Tunggalnya Meninggal

Sampai saat ini pihak keluarga korban masih menunggu keterangan resmi terkait terjadinya kematian anaknya.

Pihak keluarga mengharapkan agar peristiwa itu cepat diungkap dan para pelaku ditangkap oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Ayu Ting Ting Dilaporkan, PH Karaoke Ayu Ting Ting Tunggu Panggilan Polisi Siap Kooperatif

Bahkan, tuntutan pihak keluarga tidak banyak, meminta para pelaku dituntut sesuai dengan perilaku dan perbuatannya yang telah diperbuat.

"Kalau bisa menuntut ya kami mau setimpal, tetapi kan tidak bisa seperti itu. Kita kan negara hukum, jadi kita mengikuti hukum yang berlaku saja," pungkasnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved