Seminggu Tak Ketemu, Pemancing Terseret Ombak Pantai di Batik Nau Bengkulu Dinyatakan Hilang

Pemancing yang terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara, Asep Budiman (50 tahun) statusnya kini dinyatakan hilang, Kamis (4/8

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
HO Basarnas Bengkulu
Setelah seminggu dilakukan pencarian dan belum ditemukan, pemancing yang terseret ombak di pantai Desa Selolong Bengkulu Utara dinyatakan hilang 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemancing yang terseret ombak di pantai Desa Selolong, Batik Nau, Bengkulu Utara, Asep Budiman (50 tahun) statusnya kini dinyatakan hilang, Kamis (4/8/2022).


Korban dinyatakan hilang setelah tim SAR gabungan dari Basarnas Bengkulu, BPBD, kepolisian, dan warga serta keluarga telah melakukan pencarian sampai hari ke-7 pada hari ini.


"Pada hari ini atau hari ke-7 ini, tim SAR masih melakukan pencarian hingga pukul 17.30 WIB sore, dengan 3 kru (tim)," kata Kakansar Bengkulu, M. Arafah kepada TribunBengkulu.com.


Tim pertama akan melakukan pencarian di perairan pantai Desa Selolong dengan radius sejauh 1,5 NM dari lokasi hilangnya korban. Tim pertama menggunakan perahu karet Basarnas.

Baca juga: Diperiksa 7 Jam Soal Tewasnya Brigadir J, Jendral Sambo: Serahkan Kasus Brigadir J ke Timsus Kapolri

Baca juga: UPDATE Kasus Arisan Online & Titip Modal @arisan_gadgetmurah di Bengkulu, Polisi Akan Periksa Korban

Baca juga: Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Bengkulu: Denda Pajak Motor Mobil Hingga Truk Mati Dibebaskan


Kemudian, tim kedua, yang merupakan nelayan setempat, juga mencari di perairan pantai Desa Selolong dengan radius sejauh 1,5 NM.


Tim ketiga melakukan pencarian di sepanjang pesisir pantai, baik dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun berjalan kaki. Penyisiran ini dilakukan sejauh 3 km dari lokasi kejadian ke arah barat laut.


Pada pukul 17.45 WIB petang, pencarian dihentikan. Karena korban belum ditemukan, maka atas kesepakatan bersama pihak keluarga, korban kemudian dinyatakan hilang.


Dengan dinyatakannya korban sebagai orang hilang, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup. Seluruh unsur tim yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing.


Sebelumnya, korban dan 3 orang lain pergi memancing pada pukul 07.00 WIB pagi di hari Jumat (29/7/2022) lalu.


Naas, ombak besar datang dan menghantam mereka. 3 orang berhasil selamat, namun korban hilang terseret ombak.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved