Lawan Rentenir

TPAKD Dorong UMKM Manfaatkan KUR Berbunga Ringan, Hanya 6 Persen Per Tahun

Terutama karena saat ini pemerintah memiliki program penyaluran KUR melalui Lembaga keuangan dengan pola penjaminan dan bunga ringan, sebesar 6 persen

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Sosialisasi tentang Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR) dan Produk Perbankan Lainnya kepada Entrepreneur Muda di Provinsi Bengkulu, pada Kamis (4/8/2022) 

TRIBUNBENGKULU.COM – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Bengkulu mendorong Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Terutama karena saat ini pemerintah memiliki program penyaluran KUR melalui Lembaga keuangan dengan pola penjaminan dan bunga ringan hanya sebesar 6 persen per tahun.

Selain mendapat keringanan dalam pengembalian pinjaman, UMKM juga bisa menjauhkan diri dari rentenir.

Baca juga: Tunjangan Tambahan Penghasilan Bagi Guru di Kota Bengkulu Segera Cair, per Bulan Rp 250 Ribu

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Tito Adjie Siswantoro mengatakan, untuk mendukung program pinjaman KUR bagi UMKM, perlu adanya kolaborasi dan kontribusi aktif.

Baik dari pemerintah daerah, maupun industri keuangan daerah.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu Tito Adjie Siswantoro dan Sekda
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Tito Adjie Siswantoro dan Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, saat Sosialisasi tentang Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR) dan Produk Perbankan Lainnya kepada Entrepreneur Muda di Provinsi Bengkulu.


“Perlu ada peningkatan pelayanan dan kemudahan masyarakat dalam melakukan akses keuangan (mengajukan pembiayaan ke bank),” kata Tito saat menyampaikan sambutan pada Sosialisasi tentang Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR) dan Produk Perbankan Lainnya kepada Entrepreneur Muda di Provinsi Bengkulu.

Acara berlangsung, pada Kamis (4/8/2022) sosialisasi dilakukan guna meningkatkan pengetahuan literasi keuangan kepada para entrepreneur media di Provinsi Bengkulu.

KPMR merupakan salah satu program yang tengah gencar digalakkan OJK.

 

Program ini merupakan kredit/pembiayaan yang diberikan oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) formal kepada pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk mengurangi ketergantungan/pengaruh terhadap entitas pemberi kredit yang tidak terdaftar di OJK.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved