TGB Ketua Harian Nasional Partai Perindo, Mantan Gubernur NTB Ini Ungkap Alasan Bergabung di Perindo

TGB Muhammad Zainul Majdi resmi menjabat sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

Editor: Yunike Karolina
Ho/TribunBengkulu.com
Mantan Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi resmi menjabat sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo. Usai dilantik, TGB dan DPP Partai Perindo selfie bersama. 

Adapun alasan yang menurutnya fundamental itu, yakni Partai Perindo sesuai namanya diharapkan mampu menjaga persatuan bangsa karena hanya dengan semangat persatuan, marwah Indonesia akan terjaga.

Alasan kedua, TGB menyebut bahwa Partai Perindo merupakan partai yang hanya berlandaskan Pancasila. Dengan berpedoman kepada Pancasila, Partai Perindo membuka ruang seluas-luasnya untuk seluruh anak bangsa berjuang bersama untuk Indonesia.

"Alasan lainnya, partai ini tidak berpanjang mengumbar janji. Hanya ada satu kata, tapi banyak makna, yakni politik untuk kesejahteraan, sehingga Partai Perindo telah menangkap esensi dari harapan masyarakat," katanya.

Sementara itu, HT menyatakan bergabungnya TGB ke Partai Perindo merupakan momen bersejarah yang luar biasa bagi Partai Perindo. Terlebih, TGB memegang jabatan yang sangat strategis dan penting.

"Pada hari ini, kita menyaksikan satu momen historis, satu sejarah yang luar biasa bagi partai kita di mana Bapak TGB secara resmi hari ini menjadi Ketua Harian Nasional," ungkap HT seusai melantik TGB sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

Menurut HT, jabatan ketua harian nasional merupakan jabatan yang sangat penting. Dengan jabatan yang diemban saat ini, TGB akan mengendalikan aktivitas jalannya Partai Perindo di seluruh Indonesia.

"Posisi ketua harian nasional ini sangat penting, yang artinya sehari-hari aktivitas jalannya partai di DPP Partai Perindo yang membawahi semua Partai Perindo di Indonesia akan dikendalikan oleh Pak TGB," tegasnya.

HT mengungkapkan pelantikan TGB sebagai Ketua Harian Nasional Partai Perindo merupakan buah dari pemikiran panjang.

Menurutnya, amanah yang diberikan kepada TGB sudah melalui pemikiran yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi sebuah keputusan.

"Kenapa Pak TGB ditunjuk sebagai ketua harian nasional, beliau tokoh ulama nasionalis dan juga sangat mumpuni di birokrat," ujar HT.

Dijelaskan HT selain sebagai tokoh ulama berjiwa nasionalis, TGB merupakan sosok birokrat yang mumpuni karena sejak usia 30-an tahun, TGB sudah berhasil duduk sebagai anggota legislatif di DPR RI.

Kesuksesan pun diraih TGB saat memimpin Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua periode sebagai Gubernur.

"Dan partai politik tidak lepas dari eksekutif dan legislatif dan beliau punya pengalaman di dua-duanya, eksekutif dan legislatif. Dan yang sama pentingnya adalah beliau adalah ulama terpandang yang jiwanya nasionalis," kata HT.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved