Kakek di Bengkulu Tewas

BREAKING NEWS: Kakek 62 Tahun di Bengkulu Tewas Setelah Ngamar di Hotel

Seorang lansia, kakek di Bengkulu tewas usai ngamar di salah satu hotel yang ada di Kota Bengkulu.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang lansia, kakek di Bengkulu tewas setelah ngamar di salah satu hotel yang ada di Kota Bengkulu.

Sang kakek berinisial IZ (62) ditemukan tak sadarkan diri di kamar hotel pada Senin (8/8/2022) sekira pukul 11.30 WIB. Saat dilarikan ke rumah sakit, IZ hanya mengenakan handuk, dan meski sempat mendapat penanganan, sang kakek yang diduga mengalami serangan jantung di kamar hotel dinyatakan meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun TribunBengkulu.com, kakek IZ (62) yang tewas ini, sebelumnya memesan kamar alias check in disebuah hotel di Kota Bengkulu. Tak lama kemudian datang seorang perempuan menyusul sang kakek.

Berselang sekitar 30 menit kemudian si perempuan ke luar kamar lalu melapor ke resepsionis jika sang kakek tak sadarkan diri.

Kemudian pihak hotel yang mendapati kondisi lansia tersebut dalam kondisi pingsan pun segera membawa IZ ke RS Gading Medika untuk mendapatkan tindakan medis. 

Baca juga: Bharada E Akhirnya Bantah Ada Baku Tembak, Proyektil di Dinding Rumah Irjen Sambo Diduga Rekayasa

Baca juga: Praperadilan Ditolak, Kades Baru Dilantik Tetap Tersangka Korupsi Replanting Sawit Bengkulu Utara

Namun saat tiba di rumah sakit, meski sempat dirawat di IGD, tak lama kemudian IZ dinyatakan telah meninggal dunia. 

Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Budi Hartono menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari satpam RS Gading Medika. 

"Saat kita tiba di rumah sakit sudah ada pihak keluarga dan informasi dari pihak keluarga beliau ini memiliki riwayat penyakit jantung," ujar Budi Hartono kepada TribunBengkulu.com, Senin (8/8/2022). 

Pihak keluarga yang berada di rumah sakit pun menolak untuk dilakukan visum ataupun autopsi dan segera membawa jenazah IZ ke rumah duka untuk segera dimakamkan. 

"Tadi kita juga sudah ke rumah duka untuk mengambil surat penolakan autopsi dari pihak keluarga," kata Budi. 

Dari pantauan TribunBengkulu.com, setelah dari rumah duka, tim identifikasi Satreskrim Polres Bengkulu yang saat itu juga hadir langsung menuju ke hotel tersebut. 

Saat berada di hotel tersebut, diketahui kamar nomor 113 tempat lansia tersebut ditemukan pun telah dipasang police line dan dilakukan olah TKP. 

Usai dilakukan olah TKP, tim identifikasi Satreskrim Polres Bengkulu terlihat mengamankan satu handuk kecil dan sisa air mineral dalam botol plastik untuk diperiksa lebih lanjut. 

"Kita masih akan terus melakukan pengembangan terkait kejadian ini, mungkin kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu dan memeriksa saksi-saksi," kata Budi Hartono.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved