Festival Tabut Bengkulu 2022

Gubernur Rohidin Ikut Berjalan Kaki pada Ritual Arak Gedang Tabut Tebuang di Bengkulu

Ritual Arak Gedang Tabut Tebuang pada Festival Tabut Bengkulu 2022, siang ini, Senin (8/8/2022) dilepas langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Pelepasan ritual Arak Gedang Tabut Tebuang pada Festival Tabut Bengkulu 2022 oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Senin (8/8/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ritual Arak Gedang Tabut Tebuang pada Festival Tabut Bengkulu 2022, siang ini, Senin (8/8/2022) dilepas langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Proses Tabut Tebuang ini merupakan ritual terakhir tanda akan berakhirnya ritual dan Festival Tabut Bengkulu 2022 di Provinsi Bengkulu.

Puluhan tabut diarak dari Balai Raya Semarak Bengkulu menuju ke pemakaman umum Karabela yang ada di Kelurahan Kebun Tebeng Kota Bengkulu dalam ritual Arak Gedang Tabut Tebuang Festival Tabut Bengkulu 2022.

Lokasi tersebut merupakan makam Imam Senggolo yang membawa tabut ke Provinsi Bengkulu. Lokasi tersbeut dilambangkan sebagai kawasan Padang Karbala yang ada di Irak.

"Hari ini kita akan melaksanakan Arak Gedang Tabut Tebuang dari Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) Bencoolen. Kami ucapkan terimakasih kepada Gubernur beserta jajaran yang sudah memfasilitasi acara ritual dan Festival Tabut Bengkulu 2022, walaupun dalam kondisi yang terbatas," ungkap Syafril.

KKT Bencoolen juga mengajak Gubernur sesegera mungkin untuk membahas rencana pelaksanaan Festival Tabut dengan skala internasional di tahun 2023 mendatang.

Bila perlu pada bulan Agustus atau pada bulan September mendatang pertemuan awal pembahasannya sudah mulai dilakukan.

"Semoga Festival Tabut bertaraf Internasional dapat terselenggara dan akan semakin dikenal dunia," kata Syafril.

Terpisah Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan sangat sedikit sekali kegiatan festival kebudayaan yang digawangi langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Indonesia.

Maka cukup beruntung Kemenparekraf mau memfasilitasi Festival Tabut untuk dijadikan Festival berskala internasional.

Tentunya dengan adanya angin segar ini, penyatuan ide dan gagasan dirasa sudah cukup pada level provinsi karena tabut sudah menjadi budaya nasional.

"Tahun depan persiapan tabut harus lebih baik. Dalam waktu dekat kita akan segera lakukan pertemuan dengan kedutaan dan KKT," ungkap Gubernur Rohidin.

Untuk diketahui hari ini pelepasan Arak Gedang Tabut Tebuang dari Balai Raya Semarak Kota Bengkulu menuju Pemakaman Karabela Kebun Tebeng Kota Bengkulu dilepas pada pukul 13.30 WIB.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga ikut berjalan kaki dengan rombongan KKT untuk mengarak tabut menuju Pemakaman Karabela, Tebeng, Kota Bengkulu.

Baca juga: Bazar Muharam di Sport Center Pantai Panjang Padat Pengunjung, Hari Terakhir Pedagang Banting Harga

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved