Kebakaran di Bengkulu Selatan

Kebakaran di Bengkulu Selatan Ludeskan 4 Gedung Bumdes, Pemdes Keban Agung II Bakal Lapor ke Polisi

Pemdes Keban Agung II Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan akan melaporkan kejadian gudang Bumdes mereka yang terbakar ke polisi secara resmi

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Ruko gedung BUMDes Keban Agung II ludes terbakar. Pemdes akan melapor ke Polisi secara resmi, untuk memastikan penyebab kebakaran di Bengkulu Selatan ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pemdes Keban Agung II Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan akan melaporkan kejadian gedung Bumdes mereka yang terbakar ke polisi secara resmi.

Hal itu guna memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di Bengkulu Selatan hari ini.

Sebab, gedung Bumdes yang terbakar merupakan aset dari Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan.

"Intinya sekarang berkas-berkas sudah kita lengkapi untuk melaporkan peristiwa kebakaran ini. Namun, untuk waktu belum kita tau hari ini atau besok," ungkap Kepala Desa Keban Agung II, Lusmintoni kepada Tribunbengkulu.com, Senin (8/8/2022).

Intinya dengan adanya laporan nanti, pihak desa bisa mempertanggungjawabkan kejelasan terkait kebakaran aset negara tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kakek 62 Tahun di Bengkulu Tewas Setelah Ngamar di Hotel

Baca juga: Soal Harga TBS Sawit Anjlok, Ketua DPRD Bengkulu Selatan Segera Panggil Pihak Pabrik Kelapa Sawit

Baca juga: Viral Netizen Curhat Jadi Korban Korban Begal di Palak Curup, Polisi Intensifkan Patroli

Selebihnya, pihaknya juga berharap penyebab kebakaran tersebut diketahui dengan jelas. Karena pihaknya tidak mau mendengar ada tuduhan yang tidak-tidak terkait peristiwa ini.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran pertama kali diketahui warga setempat yang tinggalnya tak jauh dari gedung BUMDes bernama Sideni (50).

Sideni yang saat itu sedang berada di teras rumah melihat kobaran api sudah besar menjalar ke atap gedung.

Kemudian, Sideni melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta kepala desa.

Selanjutnya, masyarakat di sekitar lokasi kejadian berduyun-duyun mengambil peralatan seadanya untuk memadamkan api.

Akibat hangusnya 4 ruko gedung Bumdes tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved